Festival Gemar Makan Ikan, jadi Momen Kebangkitan UMKM Raja Ampat   

Published on

RAJA AMPAT, Linkpapua.com– Pj Bupati Raja Ampat Anhar Akib Kadar membuka Festival Gemar Makan Ikan 2024. Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari, Senin dan Selasa, 28-29 Oktober 2024.

Festival Gemar Makan Ikan akan dirangkai beberapa kegiatan lomba. Di antaranya lomba cerdas cermat tingkat SLTP dan SLTA, kampanye makan ikan untuk PAUD dan TK serta lomba mewarnai dan mancing ikan virtual tingkat SD.

Ketua panitia, Ferdinand Rumsowek menyampaikan, Festival Gemar Makan Ikan tahun ini merupakan yang kelima kalinya digelar di Raja Ampat. Festival ini diharapkan bisa mendorong kecintaan masyarakat mengonsumsi ikan.

“Agar masyarakat mengerti dan memahami bahwa makna dan kandungan protein di dalam ikan itu sangat bermanfaat bagi manusia,” ujarnya.

Dari sektor ekonomi, Festival Gemar Makan Ikan diharapkan mendorong peningkatan UMKM. Dari sini, UMKM mendapat manfaat dalam memasarkan hasil-hasil produksi mereka di bidang perikanan.

“Festival ini akan terus dikembangkan di masa datang. Terutama dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Perikanan dan juga pemerintah Provinsi Papua Barat Daya tentunya melalui melalui Dinas Perikanan. Karena kita tahu bersama bahwa sebenarnya event-event seperti ini membutuhkan dukungan penuh pemerintah,” paparnya.

Rumsowek menambahkan, di Festival Gemar Makan Ikan juga jadi momentum memamerkan hasil produk-produk kelompok nelayan.

“Kemudian juga dalam acara tersebut juga ada penyerahan sertifikat label halal dari pemerintah pusat kelautan dan perikanan melalui pemerintah daerah Raja Ampat. Dan mereka yang sudah menerima 10 sertifikat label halal tersebut bahwa produknya sudah bisa dijual keluar. Tahun ini kita mendapatkan ikan kurang lebih satu setengah ton. Ada ikan tuna kemudian ikan kerapu dan banyak jenis ikan lainnya,” tutup Ferdinand Rumsowek.(LP10/Red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodam XVIII/Kasuari Gelar Fun Run 5 Km, Tembus 4.000 Peserta

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam...

Parjal Papua Barat Gandeng DPMPTSP Manokwari Layani Pengurusan NIB di Sekretariat

MANOKWARI, Linkpapua.id– Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat bekerja sama dengan Dinas...