KAIMANA, LinkPapua.id – Ketua PWI Papua Barat Bustam mendorong insan pers untuk bertransformasi dan menguasai platform digital guna menjaga relevansi informasi di tengah masyarakat. Kemampuan integrasi dengan teknologi dan media sosial menjadi kunci agar jurnalisme tetap efektif dalam menjalankan fungsinya sebagai penyampai kebenaran di era banjir informasi.
“Tantangan pers saat ini adalah bagaimana mengintegrasikan diri dengan media sosial dan teknologi sehingga tetap relevan dan efektif dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” jelas Bustam saat membuka Konferensi Kabupaten (Konferkab) II PWI Kaimana di Kaimana Beach Hotel, Senin (30/3/2026).
Bustam menilai adaptasi terhadap media sosial bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk memastikan pesan pembangunan tersampaikan secara luas. Kendati demikian, kecepatan di media sosial tetap harus dibarengi dengan prinsip kehati-hatian dan verifikasi ketat sesuai standar jurnalistik.
“Seorang jurnalis wajib mengikuti UKW (uji kompetensi wartawan) agar kompeten dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.
UKW ditekankan sebagai fondasi utama untuk memastikan jurnalis memiliki kapasitas yang mumpuni dalam menghadapi tantangan teknologi. Standardisasi profesi ini dianggap sangat krusial agar kualitas karya jurnalistik tidak tergerus oleh konten-konten media sosial yang sering kali tidak akurat.
“Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat dengan perilaku yang baik dan mematuhi kode etik jurnalis,” tegas Bustam di hadapan para pengurus dan anggota PWI Kaimana.
Integrasi ke dunia digital harus tetap berpijak pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai koridor tertinggi dalam menjalankan profesi. Bustam mengingatkan bahwa kredibilitas seorang jurnalis di mata publik sangat bergantung pada integritas dan profesionalisme yang ditunjukkan setiap hari.
Pers memiliki peran strategis sebagai pengawas kebijakan pemerintah sekaligus pilar demokrasi yang mendorong kemajuan daerah. Sinergi antara media dan pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan ekosistem informasi yang sehat demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (LP14/red)
