Jawab Isu Kehabisan ATK, Kadispenda Teluk Bintuni: Cuma Kekecewaan Individu

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Sebuah postingan di Facebook dengan diksi pelayanan pajak terganggu di Kantor Dinas Pendapatan Daerah Teluk Bintuni membuat heboh. Postingan itu menyertakan narasi bahwa pelayanan pajak terganggu lantaran ATK dan pulsa listrik habis.

Postingan ini sontak menuai respons dari jagad maya. Para netizen memberi banyak tanggapan miring.

Narasi tersebut diposting oleh salah satu pegawai Dispenda. Yang ternyata belakangan diketahui sebagai akun milik Kasubag Umum.

Kamis (15/4/2021), Kadispenda Teluk Bintuni Ahmad Rahanjamtel merespons isu itu. Ahmad mengatakan, tidak ada masalah dengan ATK dan pulsa listrik. Apa yang disampaikan yang bersangkutan adalah hal yang terlalu dibesar-besarkan.

“Sebenarnya tidak ada masalah, masalah internal harusnya diselesaikan secara internal,” ujarnya.

Menurut Ahmad, persoalan yang diposting bersangkutan ke media sosial tidak jelas kebenarannya. Karena dia hanya menjelaskan secara umum bahwa ada kekosongan ATK dan listrik mati.

“Kekosongan ATK itu bukan suatu pembiaran. Tetapi memang butuh proses 1 jam hingga 2 jam sudah ada kembali. Kalau disebut kosong rasanya nda mungkin. Karena sebenarnya sudah ada langganan toko kita di depan. Tinggal ambil saja tidak ada masalah,” beber Ahmad.

Hanya saja kata dia, dalam proses pengelolaan keuangan, yang mengurus ATK itu harus dapat disposisi dari pimpinan. Disposisi itu harus tertulis sebagai dasar bendahara untuk mengeluarkan uang. Termasuk untuk membayar kebutuhan sekretariat berupa ATK dan pulsa listrik itu.

“Karena mengeluarkan uang negara tanpa disposisi pimpinan itu merupakan pelanggaran dari aset pengelola keuangan yaitu bendahara,” tutur Ahmad

Ahmad mengaku kecewa dengan ulah anak buahnya itu. Kata dia tidak seharusnya persoalan internal dibawa keluar. Apalagi sampai diposting ke medsos.

“Mungkin si pelaku ini tidak mau menunggu lama dan dalam menuggu proses, dia mau instan dan cepat. Akhirnya dia melampiaskan dengan hal seperti itu. Padahal tidak ada masalah, pelayanan berjalan seperti biasa. Tidak ada yang terganggu adanya hal itu,” kata Ahmad.

Ahmad mengaku sudah menginstruksikan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

“Saya sudah instruksikan sekretaris segera memanggil pelaku. Kita perlu tahu apa motifnya sehingga dia menyampaikan masalah internal ke medsos,” imbuhnya. (LP5)red)

Latest articles

Penyegaran Organisasi Polri, Sejumlah Pejabat Polda Papua Barat Dapat Jabatan Baru

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan mutasi jabatan sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada...

More like this

Bupati Yohanis Tunjuk Octovianus Nafurbenan Plt Kadis Perikanan Bintuni

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menunjuk VV Octovianus Nafurbenan sebagai...

Ramah Tamah Kunjungan Danrem 182/JO di Teluk Bintuni Jadi Wadah Perkuat Sinergitas

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kegiatan ramah tamah dalam rangka kunjungan...

PWI Teluk Bintuni Siapkan Atlet Terbaik, Bidik Medali di Porwanas XV Lampung

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id- Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Teluk Bintuni menyatakan kesiapan penuh menjadi motor...