26.4 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
26.4 C
Manokwari

Search for an article

More

    Kadin Komitmen Hadirkan Perubahan Ekonomi di Papua Barat

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid membuka secara resmi Musyawarah Provinsi V Kadin Papua Barat di Aston Niu Hotel, Manokwari, Rabu (26/6/2024). Di momentum itu, Kadin menyatukan komitmen menghadirkan perubahan ekonomi di Papua Barat.

    Arsjad Rasjid menyampaikan begitu melimpahnya sumber daya alam di Papua Barat, jika hal itu dikelola dengan sebaik-baiknya. Untuk itu Musprov V ini diharapkan dapat merencanakan program yang berdampak baik memajukan perekonomian daerah.

    “Dengan sumber daya alam yang melimpah kita mampu menghadirkan perubahan ekonomi,” ujar Arsjad.

    Sementara William Heinrich dalam sambutannya mengatakan Musprov V diharapkan dapat menjadi evaluasi kinerja. Hal ini akan mendorong perubahan-perubahan dalam perekonomian daerah.

    “Dengan tema mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kolaboratif dan berkelanjutan Musprov V diharapkan menambah semangat dalam memajukan perekonomian,” ucapnya.

    Sementara itu Pjs Ketua Umum Kadin Papua Barat Michael Wattimena, menjelaskan, Musprov merupakan tingkat kekuasaan tertinggi dalam memutuskan ketua umum selanjutnya dan menyusun program kerja selama masa bakti 5 tahun kedepan.

    “Selain itu Musprov bertujuan untuk menyatukan program KADIN Indonesia dan KADIN Papua Barat masa bakti 2021-2026,” ujar Micheal.

    Menanggapi hal itu drPj Sekda Yacob Fonataba KADIN hadir dalam misi memajukan perekonomian daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Barat.

    “Pelayanan serta pemberdayaan dalam bidang perekonomian bukan tugas pemerintah daerah saja dalam hal ini KADIN memiliki peran penting sebagai penunjang perekonomian daerah,” kata Jacob.

    Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan KADIN dalam menumbuhkan perekonomian maka sumber daya alam di Papua Barat akan terolah dengan baik. Sehingga berdampak pada kemajuan daerah, perekonomian, pihak yang terkait dan kesejahteraan masyarakat.

    “Perekonomian yang baik akan dimulai dari pertumbuhan lapangan usaha. Hal itu juga menurunkan kemiskinan, stunting, dan dampak negatif lainnya,” imbuhnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi penyelamat bagi masyarakat menengah ke bawah di wilayah Manokwari, Papua...

    More like this

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi...

    Dominggus Sebut Pemprov Papua Barat Prioritaskan Dana Otsus untuk Beasiswa Mahasiswa

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia...

    Sepekan Pasca Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik

    JAKARTA, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan arus balik Angkutan Lebaran...
    Exit mobile version