Kado Awal Tahun Pemprov Papua Barat, 1.002 Honorer Diangkat ASN

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat membawa kabar gembira bagi ribuan tenaga honorer yang telah lama menanti kepastian status kepegawaian mereka. Sebanyak 1.002 tenaga honorer resmi ditetapkan oleh KemenPAN-RB untuk diangkat menjadi ASN, baik CPNS maupun PPPK, di awal tahun 2026 ini.

“Tepat tanggal 24 Desember 2025, MenPAN-RB telah menetapkan 1.002 honorer di Pemprov Papua Barat untuk diangkat menjadi CPNS dan PPPK,” ujar Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, saat memimpin apel perdana di Kantor Gubernur, Senin (5/1/2026).

Baca juga:  Api Masih Muncul, Gubernur Papua Barat Serukan Gerakan Bersama Atasi Karhutla

Keputusan ini menjadi kado spesial bagi para pegawai non-ASN yang telah mengabdi di berbagai instansi pemerintah daerah. Selain kuota tersebut, Papua Barat juga mendapatkan tambahan formasi khusus sebanyak 297 orang dari berbagai sektor.

“Dengan demikian, total yang akan diangkat menjadi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat sebanyak 1.299 orang. Sekitar 600 untuk CPNS dan 400 untuk PPPK sesuai umur dan formasi, sementara 297 formasi tambahan seluruhnya CPNS,” jelasnya.

Baca juga:  Tunggakan Pajak Kendaraan di Papua Barat Capai Rp71 M, Bapenda Baru Kejar Rp4 M

Dominggus menjelaskan formasi tambahan tersebut mencakup lulusan sekolah kedinasan hingga sektor perhubungan yang dibiayai pemerintah daerah. Dia meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bergerak cepat agar seluruh tahapan teknis segera tuntas.

“BKD segera menyiapkan dan memproses seluruh tahapan, karena calon ASN akan mengikuti uji kompetensi sesuai aturan,” ucapnya.

Baca juga:  HKN ke-61 di Papua Barat: Fokus Tak Lagi Mengobati, tapi Menjaga yang Sehat

Proses pengangkatan ini dipastikan akan tetap melalui tahapan uji kompetensi guna menjaga kualitas dan profesionalisme aparatur negara. Dominggus menyebut keberhasilan ini merupakan buah manis dari kerja keras pemerintah daerah yang didukung doa masyarakat.

Dia pun mengimbau seluruh honorer yang masuk dalam daftar penetapan tersebut untuk hadir dalam apel khusus, Selasa (6/1) besok. Pertemuan ini akan membahas detail teknis dan arahan lanjutan mengenai proses pengangkatan mereka. (LP14/red)

Latest articles

Sarjito Resmi Pimpin Pengawasan Bursa Mineral, OJK Targetkan BMKS Berjalan 2027

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Sarjito resmi menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode...

More like this

Wagub Papua Barat: Edi Budoyo Dedikasikan Hidup untuk Pembangunan Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani mengenang mantan Wakil Bupati...

Akses Informasi BLUD Belum Merata, Papua Barat Dorong Pembinaan Digital

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Barat mendorong pembinaan Badan...

Pemprov Papua Barat Gandeng Kejati Cegah Persoalan Hukum, Gubernur Singgung Sengketa Lahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat...