Ketua DPRP Papua Barat Ajak Warga Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Dasar Pembangunan Daerah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar. Dia menilai data yang dihimpun menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan di Papua Barat.

“Kita berbicara pembangunan di Papua Barat maka harus ada datanya. Karena itu masyarakat dilarang menolak petugas sensus,” kata Orgenes usai mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor Sekretariat DPRP Papua Barat, Kamis (23/7/2026).

Baca juga:  Perombakan AKD DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor: Tunggu Anggota Kembali

Orgenes mengatakan sensus ekonomi tidak hanya memotret aktivitas ekonomi masyarakat. Pendataan juga menghimpun informasi terkait sektor pendidikan, sosial, dan kesehatan.

Menurutnya, hasil sensus akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Sensus ekonomi ini sangat penting karena di dalamnya mencakup semua aspek, tidak hanya ekonomi, namun juga ada pendidikan, sosial, dan kesehatan,” tuturnya.

Baca juga:  DPR Papua Barat Tetapkan 40 Propemperda 2023

Dia berharap masyarakat Papua Barat memberikan data yang akurat kepada petugas sensus. Menurutnya, data yang valid menjadi tolok ukur dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah.

Orgenes mengingatkan masyarakat memanfaatkan waktu pendataan yang masih berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Hingga kini, capaian Sensus Ekonomi 2026 di Papua Barat baru mencapai sekitar 64 persen.

Baca juga:  Halal Bihalal IKKB NTB Manokwari Perkuat Kebersamaan dan Ukhuwah Islamiyah

Dia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir saat memberikan informasi kepada petugas sensus. Seluruh data yang dihimpun BPS dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik serta perencanaan pembangunan.

“Dengan data yang valid, pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat Papua Barat,” ujarnya. (LP14/red)

Latest articles

Sarjito Resmi Pimpin Pengawasan Bursa Mineral, OJK Targetkan BMKS Berjalan 2027

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Sarjito resmi menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode...

More like this

Wagub Papua Barat: Edi Budoyo Dedikasikan Hidup untuk Pembangunan Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani mengenang mantan Wakil Bupati...

Akses Informasi BLUD Belum Merata, Papua Barat Dorong Pembinaan Digital

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Barat mendorong pembinaan Badan...

Pemprov Papua Barat Gandeng Kejati Cegah Persoalan Hukum, Gubernur Singgung Sengketa Lahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat...