Ketua DPRP Papua Barat Minta Tak Ada yang Sengaja Demo-Palang Jalan Saat Pesparawi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor meminta seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Dia menegaskan tidak boleh ada aksi pemalangan jalan maupun demonstrasi yang berpotensi mengganggu agenda nasional tersebut.

“Kalau mau menyampaikan aspirasi silakan, itu hak masyarakat. Tetapi, kenapa harus dilakukan saat momen penting seperti Pesparawi ini? Kenapa tidak dari kemarin atau setelah kegiatan ini selesai?” kata Orgenes kepada wartawan di Vitta Hotel Manokwari, Kamis (18/6/2026).

Pernyataan itu disampaikan Orgenes merespons informasi mengenai rencana aksi unjuk rasa oleh sejumlah kelompok mahasiswa yang bertepatan dengan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara, tetapi momentum kegiatan nasional juga harus menjadi perhatian bersama.

Orgenes menilai aksi yang digelar bersamaan dengan agenda nasional berpotensi menimbulkan kesan negatif terhadap Papua Barat sebagai tuan rumah. Dia bahkan menduga ada unsur kesengajaan jika aksi tersebut tetap dipaksakan berlangsung saat kegiatan keagamaan nasional sedang berjalan.

“Kalau dilakukan tepat pada saat Pesparawi berlangsung, tentu masyarakat bisa menilai sendiri. Yang jelas jangan sampai merugikan daerah dan mencoreng nama baik Papua Barat di mata tamu dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Politisi asal Pegunungan Arfak itu menegaskan bahwa peserta aksi berasal dari kalangan gereja atau umat Nasrani, mereka seharusnya ikut mendukung kesuksesan Pesparawi. Dia menyebut masih banyak waktu lain untuk menyampaikan aspirasi.

“Kalau mereka orang Nasrani, mestinya mendukung kegiatan ini sampai sukses. Ada banyak waktu lain untuk menyampaikan aspirasi,” ucapnya.

Selain itu, Orgenes mengajak masyarakat, tokoh adat, dan kepala suku di Papua Barat untuk berperan aktif menjaga stabilitas daerah selama pelaksanaan Pesparawi. Dia meminta para pemimpin adat mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan yang mengganggu kenyamanan peserta dan tamu.

“Saya minta tidak ada mabuk-mabukan, tidak ada palang jalan, tidak ada aktivitas yang mengganggu ketertiban. Mari kita tunjukkan bahwa Papua Barat mampu menjadi tuan rumah yang baik,” harapnya.

Menurut Orgenes, keberhasilan Pesparawi Nasional XIV bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia dan pemerintah daerah. Dia menilai seluruh masyarakat Papua Barat turut bertanggung jawab karena menyangkut citra daerah di tingkat nasional.

“Setelah Pesparawi selesai, silakan kalau ada aspirasi yang ingin disampaikan. Tetapi untuk saat ini mari kita fokus menyukseskan agenda nasional ini demi nama baik Papua Barat,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

Penduduk Miskin Papua Barat Capai 98.460 Orang di Maret 2026, Terbanyak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Jumlah penduduk miskin di Papua Barat mencapai 98.460 orang pada Maret 2026. Mayoritas penduduk miskin tersebut berada di wilayah perdesaan dengan...

More like this

Penduduk Miskin Papua Barat Capai 98.460 Orang di Maret 2026, Terbanyak di Perdesaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Jumlah penduduk miskin di Papua Barat mencapai 98.460 orang pada Maret...

Gubernur Dominggus Tinjau RSUP Papua Barat, Pastikan Perbaikan Layanan-Fasilitas Kesehatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninjau Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP)...

Legislator Papua Barat Sarlota Matani Dorong Perempuan Berwirausaha, Serahkan Bantuan Rp10 Juta

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPRP Papua Barat Fraksi Otsus Dapil Teluk Wondama, Sarlota Salomina...