MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang pasien penderita Tuberkulosis (TBC) bernama Rolandra May (26) di Manokwari, Papua Barat, merasakan manfaat layanan JKN untuk pengobatan intensif tanpa biaya. Peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) tersebut mendapatkan akses medis gratis mulai dari pemeriksaan rontgen hingga rawat inap.
“Awalnya saya kira hanya kelelahan biasa. Tapi karena tidak membaik, saya pergi ke IGD dan langsung mendapatkan penanganan mulai dari pemeriksaan fisik, rontgen hingga pengambilan sampel dahak,” ujar Rolandra saat menceritakan awal penanganannya di Manokwari, Minggu (17/5/2026).
Setelah pemeriksaan tersebut, Rolandra didiagnosis menderita TBC dan harus menjalani perawatan intensif. Ia mengaku sangat terbantu karena seluruh proses pemulihan fisik dan kebutuhan obat-obatannya dijamin sepenuhnya oleh Program JKN.
“Semua proses mulai dari pemeriksaan, rawat inap sampai obat-obatan ditanggung BPJS Kesehatan. Kalau tidak ada program ini, saya tidak tahu bagaimana harus menjalani pengobatan karena biaya pengobatan TBC cukup besar dan membutuhkan waktu lama,” ungkapnya.
Rolandra menambahkan pelayanan yang dia terima dari tenaga kesehatan sangat responsif selama masa pemulihan di rumah sakit. Hal ini mematahkan kekhawatirannya akan prosedur yang rumit saat menggunakan jaminan kesehatan pemerintah.
Rolandra juga mendorong masyarakat agar tidak abai terhadap deteksi dini melalui teknologi digital yang disediakan BPJS Kesehatan. Dia berharap warga lebih peduli pada proteksi kesehatan sebelum kondisi fisik menurun.
“Saya berharap masyarakat semakin sadar bahwa jaminan kesehatan itu penting. Jangan menunggu sakit baru merasakan manfaat Program JKN,” katanya. (LP14/red)
