Kisah Marthina Warga Manokwari: Merasa Aman Berkat JKN, Berobat Tanpa Biaya

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Marthina Abago (56), seorang warga Manokwari, Papua Barat, membagikan pengalamannya mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran JKN menjadi tumpuan bagi keluarganya untuk mengakses layanan medis tanpa harus terbebani persoalan finansial.

“Secara pribadi, saya merasa jauh lebih aman sejak terdaftar sebagai peserta JKN. Jika sebelumnya harus mempertimbangkan biaya, terutama saat dokter menyarankan rawat inap, sekarang kami bisa lebih tenang ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujar Marthina, Minggu (8/2/2026).

Baca juga:  Masuk Zona Oranye, Pangdam XVIII Kasuari Apresiasi Warga Kaimana yang Sadar Covid-19

Ibu rumah tangga yang terdaftar dalam segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) ini mengaku tidak lagi cemas memikirkan biaya rumah sakit. Baginya, kepesertaan JKN memberikan rasa tenang saat kondisi darurat datang tiba-tiba.

“Kami biasanya berobat di Puskesmas Amban. Pelayanannya baik, fasilitasnya memadai, dan seluruh biaya pelayanan ditanggung. Program ini sangat membantu kami,” katanya.

Marthina rutin memanfaatkan layanan di Puskesmas Amban sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama miliknya. Selama menjalani pengobatan, dia memastikan seluruh biaya ditanggung penuh oleh program JKN sesuai prosedur yang berlaku.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Teken MoU dengan ICBA, Dorong Manfaat Karbon Hutan untuk Masyarakat Adat

“Waktu itu cucu saya tiba-tiba kejang dan sudah larut malam. Kami langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. Syukur, cucu saya segera mendapat penanganan dokter dan keesokan harinya sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik,” ungkapnya.

Kejadian darurat yang menimpa sang cucu di RS JA Dimara menjadi bukti nyata kecepatan penanganan medis tanpa kendala biaya tambahan. Pelayanan responsif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) tersebut membuat keluarga Marthina semakin mempercayai program ini.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Manokwari-TKMKB Sinergi Kontrol Mutu dan Biaya JKN

“Sakit tidak bisa diprediksi dan biaya pengobatan tidak sedikit. Karena itu, selain menjaga pola hidup sehat, memiliki jaminan kesehatan sangat penting. Saya berharap Program JKN terus berjalan dan pelayanannya semakin baik,” ucapnya.

Marthina berharap kualitas layanan JKN dapat terus ditingkatkan demi kepuasan seluruh peserta di masa mendatang. Ia menilai jaminan kesehatan adalah aset terpenting bagi setiap keluarga karena risiko sakit tidak pernah bisa diduga. (LP14/red)

Latest articles

Perkuat Perlindungan Pekerja, IHTP Papua Teken Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manokwari melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama...

More like this

Gubernur Dominggus Pastikan Gedung DPRP dan MRPB Dibangun 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memastikan pembangunan gedung baru DPR Papua...

Gubernur Papua Barat Lantik 4 Pejabat Eselon II, Perkuat Birokrasi-Pelayanan Publik

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama...

Bawaslu-DPR Papua Barat Petakan Potensi Konflik Kuota OAP dan Perempuan di Pemilu 2029

MANOKWARI, LinkPapua.id – Bawaslu Papua Barat bersama DPR Papua Barat (DPRPB) memetakan potensi konflik...