Kisah Marthina Warga Manokwari: Merasa Aman Berkat JKN, Berobat Tanpa Biaya

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Marthina Abago (56), seorang warga Manokwari, Papua Barat, membagikan pengalamannya mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran JKN menjadi tumpuan bagi keluarganya untuk mengakses layanan medis tanpa harus terbebani persoalan finansial.

“Secara pribadi, saya merasa jauh lebih aman sejak terdaftar sebagai peserta JKN. Jika sebelumnya harus mempertimbangkan biaya, terutama saat dokter menyarankan rawat inap, sekarang kami bisa lebih tenang ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujar Marthina, Minggu (8/2/2026).

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022 ke DPR

Ibu rumah tangga yang terdaftar dalam segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) ini mengaku tidak lagi cemas memikirkan biaya rumah sakit. Baginya, kepesertaan JKN memberikan rasa tenang saat kondisi darurat datang tiba-tiba.

“Kami biasanya berobat di Puskesmas Amban. Pelayanannya baik, fasilitasnya memadai, dan seluruh biaya pelayanan ditanggung. Program ini sangat membantu kami,” katanya.

Marthina rutin memanfaatkan layanan di Puskesmas Amban sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama miliknya. Selama menjalani pengobatan, dia memastikan seluruh biaya ditanggung penuh oleh program JKN sesuai prosedur yang berlaku.

Baca juga:  HUT Ke-58 BPJS Kesehatan: JKN Lindungi 285 Juta Penduduk, Keberlanjutan Program Jadi Tantangan

“Waktu itu cucu saya tiba-tiba kejang dan sudah larut malam. Kami langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. Syukur, cucu saya segera mendapat penanganan dokter dan keesokan harinya sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik,” ungkapnya.

Kejadian darurat yang menimpa sang cucu di RS JA Dimara menjadi bukti nyata kecepatan penanganan medis tanpa kendala biaya tambahan. Pelayanan responsif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) tersebut membuat keluarga Marthina semakin mempercayai program ini.

Baca juga:  Anak Sakit Malaria, Ibu di Manokwari Lega Biaya Ditanggung JKN

“Sakit tidak bisa diprediksi dan biaya pengobatan tidak sedikit. Karena itu, selain menjaga pola hidup sehat, memiliki jaminan kesehatan sangat penting. Saya berharap Program JKN terus berjalan dan pelayanannya semakin baik,” ucapnya.

Marthina berharap kualitas layanan JKN dapat terus ditingkatkan demi kepuasan seluruh peserta di masa mendatang. Ia menilai jaminan kesehatan adalah aset terpenting bagi setiap keluarga karena risiko sakit tidak pernah bisa diduga. (LP14/red)

Latest articles

KPK Minta Pemprov Papua Barat Segera Susun Pedoman Label Dana Otsus

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – KPK RI mendesak Pemprov Papua Barat segera membentuk tim khusus dan menyusun pedoman pelabelan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Desakan itu disampaikan...

More like this

KPK Minta Pemprov Papua Barat Segera Susun Pedoman Label Dana Otsus

MANOKWARI, LinkPapua.id – KPK RI mendesak Pemprov Papua Barat segera membentuk tim khusus dan...

Sekda Papua Barat Minta Regulasi OAP Diselaraskan 6 Provinsi di Papua

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Sekda Papua Barat Alibaham Temongmere meminta regulasi orang...

Wagub Papua Barat: Edi Budoyo Dedikasikan Hidup untuk Pembangunan Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani mengenang mantan Wakil Bupati...