MANOKWARI, LinkPapua.id – Kedatangan kontingen Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) melengkapi 38 provinsi peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Kedua kontingen datang dengan target meraih prestasi pada kategori lomba yang diikuti.
“Kami berharap seluruh kategori yang kami ikuti dapat meraih medali emas,” kata Ketua Kontingen NTT Yos Lopies saat ditemui di Bandara Rendani, Manokwari, Rabu (17/6/2026).
NTT mengirimkan 221 peserta yang akan tiba secara bertahap di Manokwari. Rombongan dijadwalkan tampil pada 5 cabang lomba.
Cabang yang diikuti meliputi paduan suara pemuda remaja, musik pop gerejawi, solo anak usia 7-10 tahun, solo anak usia 11-15 tahun, dan solo pemuda remaja. Seluruh nomor tersebut menjadi sasaran perolehan medali bagi NTT.
Di sisi lain, Yos membantah kabar yang sempat beredar mengenai kemungkinan NTT tidak hadir pada ajang tersebut. Dia mengaku langsung menghubungi panitia setelah membaca informasi itu.
“Begitu membaca informasi itu, kami langsung menghubungi panitia di sini untuk memastikan. NTT tetap hadir dan mengikuti Pesparawi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPPD NTB Stenli Deni Piri mengatakan daerahnya membawa 21 peserta ke Manokwari. Mereka akan bertanding pada 6 cabang yang dipertandingkan.
“Kami membawa 21 peserta dan mengikuti enam kategori lomba,” tutur Deni.
Nomor yang akan diikuti terdiri atas solo anak usia 7-10 tahun, solo anak usia 11-15 tahun, solo remaja putra, solo remaja putri, vokal grup, dan musik pop gerejawi. Meski datang dengan jumlah peserta lebih sedikit dibanding sejumlah provinsi lain, NTB tetap memasang target juara.
“Target kami tentu berupaya meraih champion pada kategori yang diikuti,” ucapnya.
Panitia menyambut kedatangan delegasi NTT dan NTB dengan prosesi adat Papua di Bandara Rendani. Pengalungan noken dan pemasangan mahkota khas Papua dilakukan sebagai simbol penerimaan tamu di tanah Papua.
Selama berada di Manokwari, kontingen NTT akan didampingi orang tua angkat yang ditunjuk panitia, yakni Kepala Dinas Dukcapil Papua Barat Ria Maria Come dan Kepala Biro Kesra Papua Barat Dirsia Natalia Atururi. Sementara itu, Sekretaris DPRP Papua Barat Hendra M Fatubun bersama timnya ditunjuk menjadi orang tua angkat kontingen NTB. (LP14/red)
