MANSEL, LinkPapua.com – Lomba mancing yang digelar Polres Manokwari Selatan dalam rangka HUT ke-79 Bhayangkara berubah jadi ajang “serbu kolam”. Begitu lomba usai, puluhan peserta hingga undangan langsung turun ke kolam menangkap ikan bersama-sama, bukan lagi dengan kail, tapi dengan jaring, pukat, bahkan tangan kosong!
Kegiatan yang berlangsung di Kolam Inggoirias, Distrik Momiwaren, Sabtu (14/6/2025) itu awalnya berjalan seperti lomba mancing biasa. Namun, suasana berubah total saat pemilik kolam memberi izin kepada semua yang hadir untuk mengambil sisa ikan sepuasnya.
Seketika, kolam diserbu warga. Riuh rendah suara tawa dan teriakan peserta mewarnai momen tak biasa itu. Tak ada lagi yang memancing dengan kail. Sebagian menggunakan jaring, bahkan ada yang nekat turun dengan pukat demi membawa pulang hasil tangkapan terbanyak.
“Yang penting pulang membawa ikan,” kata salah satu dari mereka.
Kelompok bapak-bapak PJU juga tak mau ketinggalan. Mereka terlihat kompak menggunakan jaring untuk memborong puluhan ekor ikan dari kolam kecil yang langsung tandas tak bersisa.
Bagi yang tak membawa alat tangkap, bukan masalah. Mereka memilih menangkap ikan dengan tangan kosong. Tak jarang, aksi mereka memancing gelak tawa karena ikan kerap lolos dari genggaman.
“Aduh lepas ikannya,” teriak seorang peserta. Tak lama kemudian peserta lainnya berhasil memeluk seekor ikan dan berteriak bahagia. “Saya dapat ikannya,” serunya.
Pemilik kolam, yang juga istri Kabag Polres Mansel, hanya tertawa menyaksikan keseruan itu.
“Enggak papa, kasih habis saja, soalnya kolamnya juga mau dibersihkan, terus mau isi ikan baru lagi,” ucap sang pemilik sambil tersenyum lepas.
Keseruan tak berhenti di kolam. Di sudut lain, para ibu-ibu juga ikut “berburu”, tapi bukan ikan, melainkan hasil kebun. Ibu Kasat Narkoba bahkan terlihat menggali singkong mentega dengan parang. Dalam hitungan detik, sebongkah singkong segar berhasil dipanen.
Kapolres Mansel AKBP Marzel Doni dan istri, Irene Marzel, terlihat menikmati suasana dari atas. Tawa mereka pecah berkali-kali melihat antusiasme warga.
Menjelang petang, warga pulang dengan penuh suka cita, masing-masing membawa ikan, hadiah, dan cerita seru.
“Ini baru lomba mancing yang keren,” kata seorang peserta.
Sebelum bubar, para peserta mengucapkan terima kasih kepada Pak Kabag Ren dan Ibu Kabag Ren, berharap kegiatan ini bisa digelar secara rutin.
“Semoga ke depan isi kolamnya makin dilimpahkan, Pak Kabag. Amin!” tutup mereka sambil tertawa. (Chatrine/Red)
