MRP PB: Keliru, Jika Gunakan Istilah “OAR”

Published on

Raja Ampat – Anggota Majelis Rakyat Papua barat (MRP PB),Yulianus Thebu mengatakan keliru jika pemerintah daerah Raja Ampat menggunakan istilah Orang Asli Raja Ampat (OAR) pada penerimaan CPNS.

Usai melakukan kunjungan Kerja Reses Triwulan II di Raja Ampat, Yulianus Thebu mengatakan bahwa di dalam UU Otsus Tidak dikenal istilah lain, yang ada hanya Orang Asli Papua (OAP).

“Di dalam UU Otsus 21 Tahun 2001 tidak ada istilah lain, yang ada itu Orang Asli Papua, (OAP),” kata Yulianus Thebu yang juga merupakan putra asli Raja Ampat, dari suku maya.

“Jadi kita dari perwakilan MRP PB membantah jika ada istilah OAR, karena penggunaan istilah OAR ini nantinya bisa menimbulkan makna konotasi yang berbeda dari kalangan warga Raja Ampat itu sendiri, bisa menimbulkan konflik, Yang kita tau di Raja Ampat yang asli adalah suku maya” lanjut Yulianus.

Dirinya kembali menegaskan bahwa istilah OAR jangan digunakan lagi, sebab dikhawatirkan meninmbulkan presepsi berbeda dari warga yang ada di Raja Ampat, termasuk warga Papua lainnya yang ada di Raja Ampat. (LPB4/Red)

Latest articles

Bupati Teluk Bintuni Serahkan Kompensasi Tanah Ulayat Rp11 Miliar ke Suku...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan uang kompensasi pemanfaatan tanah ulayat senilai Rp11.009.538.400 kepada masyarakat hukum adat Suku Sumuri. Pemerintah...

More like this

Pemilik Hak Ulayat Buka Palang Adat Pulau Wayag, Harap Akses Wisata Kembali Normal

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Pemilik hak ulayat dari tujuh marga masyarakat adat suku Kawei...

Kemenhan Serahkan Motor Operasional untuk Lembaga Adat Raja Ampat

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Lembaga Masyarakat...

Rajif Achmad Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KNPI Raja Ampat 2025-2028

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Rajif Achmad ditetapkan sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)...