Nansy Prisillia: Media Online Harus Jadi Pencerah di Tahun Politik

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Anggota DPR Papua Barat Nansy Prisillia Karundeng mengatakan, menjelang Pemilu isu sangat mudah diembuskan, sehingga masyarakat harus bersikap kritis. Ia juga mengajak media online agar di tahun tahun politik menjadi pencerah di masyarakat.

“Apalagi ini jelang 2024, pemilihan umum. Tahun politik ya, masyarakat harus lebih kritis,” ujar Nansy, Kamis (14/5/2023).

Menurutnya, era digital telah mengubah banyak perilaku di masyarakat. Mudahnya masyarakat mendapatkan informasi berbanding lurus dengan mudahnya orang mengonsumsi berbagai isu.

“Sehingga hampir tak ada lagi sekat pembatas. Biasanya hal-hal yang belum tentu riil terjadi tetapi akibat informasi yang disebarluaskan dari sumber-sumber yang tidak valid sehingga bisa memengaruhi kehidupan dari kerukunan masyarakat, juga faktor keamanan dan kenyamanan dari masyarakat,” tutur kader Golkar ini.

Nansy juga menyoroti kehadiran media siber atau online di tengah derasnya aliran informasi. Kata dia, ini menjadi sebuah peluang bagi masyarakat untuk dapat memilih dan memilah informasi yang dibutuhkan.

Di sisi lain, Nansy juga mengajak jurnalis maupun pengelola media online atau siber ini, harus mengedepankan fungsi media massa dalam hal distribusi informasi. Artinya kata dia, berita seharusnya dikemas benar-benar mengacu pada kaidah agar melahirkan karya jurnalistik yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Sebagai anggota dewan, saya sangat-sangat mendukung kehadiran media online yang semakin banyak di Papua Barat maupun Papua Barat Daya. Media yang ada ini tentu akan memberikan dan menyebarluaskan informasi yang valid, tidak hanya berita lewat mulut ke mulut tapi ril terjadi, langsung diliput di lapangan,” ucapnya.

Sementara itu kata Nansy, platform media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Pemanfaatan media tersebut mestinya untuk hal-hal positif. Bukan untuk sebuah tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, tantangan di tengah disrupsi digital, jurnalis dan media mainstream dituntut tetap mengedepankan profesionalitas dalam menghasilkan karya-karya jurnalistik.

“Kehadiran wartawan dan media massa yang semakin banyak, tentu membantu pemerintah daerah dan kami di lembaga legislatif. Informasi pembangunan, politik, ini bisa sampai ke masyarakat luas, masyarakat bisa tahu berbagai informasi dan kegiatan pemerintah daerah,” pungkasnya. (LP12/red) 

Latest articles

Pengangguran di Papua Barat Turun, Pekerja Sektor Formal Capai 118.615 Orang

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah Papua Barat. Kondisi ketenagakerjaan tersebut diikuti...

More like this

Pengangguran di Papua Barat Turun, Pekerja Sektor Formal Capai 118.615 Orang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai penurunan Tingkat Pengangguran...

HUT Pattimura ke-209 di Manokwari, Hermus Tekankan Semangat Kebangsaan

‎MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menyebut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-209...

Lakotani Ajak Jaga Harmoni di Hari Pattimura: Papua Barat Rumah Semua Suku

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani mengajak masyarakat menjaga persatuan dan...