MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya menggelar kampanye Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026. Kegiatan ini menyasar para santri di Manokwari untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan berbasis syariah.
“Literasi keuangan perlu dibangun sejak bangku sekolah sebagai fondasi pembentukan karakter yang disiplin dan mandiri,” ujar Manajer Madya OJK Papua Barat-Papua Barat Daya, Stella Martje, dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).
Program perdana yang dijalankan adalah Edukasi Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH) di Pondok Pesantren Nurul Jannah, Rabu (25/2). Dalam kegiatan ini, OJK juga memfasilitasi pembukaan 60 rekening Simpanan Pelajar Syariah (SimPel iB) untuk para santri.
“Kegiatan ini memberikan wawasan mengenai kemudahan akses produk dan layanan keuangan syariah serta pentingnya pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kepala Ponpes Nurul Jannah, Muhammad Rizqi Fauzi.
Melalui program SimPel iB, para santri diharapkan dapat mulai membangun budaya menabung sejak dini. Langkah ini juga menjadi upaya konkret OJK dalam memperkuat inklusi keuangan di lingkungan pendidikan.
Rangkaian GERAK Syariah 2026 dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 13 Maret mendatang. Berbagai kegiatan lain seperti webinar dan kompetisi keuangan syariah juga akan memeriahkan program nasional tersebut. (LP14/red)
