27.4 C
Manokwari
Minggu, Maret 8, 2026
27.4 C
Manokwari

Search for an article

More

    Pasien Gagal Ginjal di Manokwari Bisa Cuci Darah Gratis Pakai JKN PBI

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Pasien gagal ginjal di Manokwari, Papua Barat, dapat menjalani terapi cuci darah secara gratis melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Manfaat program ini dirasakan langsung oleh Wasuri (60), warga Manokwari yang rutin menjalani hemodialisa di RSUD Papua Barat.

    “Alhamdulillah saya terdaftar sebagai peserta JKN segmen PBI JK. Saya sudah beberapa tahun menjalani cuci darah dua kali seminggu di RSUD Papua Barat. Pengobatan ini harus dilakukan secara rutin dan dalam jangka panjang. Beruntung ada JKN yang membantu pembiayaan pengobatan seperti yang saya jalani,” ujar Wasuri, Minggu (8/3/2026).

    Wasuri diketahui menderita penyakit gagal ginjal sehingga harus menjalani terapi hemodialisa secara berkala. Dia menjalani cuci darah dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis di RSUD Papua Barat.

    Hemodialisa merupakan prosedur medis untuk membersihkan darah dari limbah metabolisme dan kelebihan cairan dalam tubuh. Tindakan ini dilakukan ketika fungsi ginjal tidak lagi bekerja secara optimal.

    Namun dalam proses pengobatan, Wasuri sempat mengalami kendala saat status kepesertaan JKN miliknya tiba-tiba tidak aktif. Kondisi tersebut membuatnya khawatir karena terapi cuci darah harus dilakukan secara rutin dan tidak dapat ditunda.

    “Awalnya saya cukup kaget ketika mengetahui status kepesertaan saya tidak aktif saat akan menjalani cuci darah pada hari Senin, padahal sebelumnya pada hari Kamis masih aktif. Saya sempat khawatir karena terapi ini harus dilakukan secara rutin. Setelah mendapat penjelasan, saya diarahkan untuk mengurus reaktivasi ke Dinas Sosial,” katanya.

    Setelah dilakukan penelusuran, diketahui status kepesertaan Wasuri termasuk dalam daftar peserta PBI yang dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Dia kemudian diarahkan untuk mengurus reaktivasi kepesertaan melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

    “Prosesnya cukup mudah. Saya hanya membawa surat keterangan sakit dan identitas diri ke Dinas Sosial. Petugas di sana sangat membantu, dan status kepesertaan saya akhirnya bisa diaktifkan kembali sehingga saya dapat melanjutkan terapi cuci darah seperti biasa,” tuturnya.

    Wasuri mengaku bersyukur atas bantuan petugas Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan yang memfasilitasi proses reaktivasi kepesertaannya. Ia berharap program JKN terus berjalan sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat terus merasakan manfaatnya.

    “Semoga program JKN ini terus ada karena sangat membantu peserta yang membutuhkan seperti saya. Untuk para pasien hemodialisa lainnya, tetap semangat menjalani pengobatan. Saat ini layanan cuci darah di Manokwari sudah tersedia dan bisa diakses menggunakan BPJS Kesehatan. Bagi masyarakat yang belum terdaftar, saya mengimbau untuk segera mendaftar dan bagi yang sudah menjadi peserta agar memastikan status kepesertaannya tetap aktif,” tutupnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Waspada! Manokwari Jadi Daerah Kerugian Investasi Ilegal Tertinggi di Papua Barat

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabupaten Manokwari menjadi daerah dengan kerugian akibat penipuan dan investasi ilegal tertinggi di Papua Barat. Data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat...

    More like this

    HPN 2026 di Papua Barat, Pemprov Tekankan Sinergi dan Profesionalisme

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menegaskan pentingnya penguatan sinergi dengan insan...

    Kunker ke Teluk Bintuni, Kapolda Papua Barat Temui Pengungsi Moskona

    TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Kapolda Papua Barat  Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K. melakukan kunjungan kerja ke...

    Pertamina Patra Niaga Ajak Murid PAUD di Laha Ambon Sulap Sampah Jadi Karya Ecoprint

    AMBON, LinkPapua.id - Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura menggandeng PAUD...
    Exit mobile version