MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyalurkan ratusan bingkisan kasih kepada kelompok usia lanjut di Jemaat GKI Manyosi Wirsi. Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dalam merefleksikan semangat perjuangan RA Kartini untuk mengangkat martabat kelompok rentan.
“Pelayanan kasih di tempat ini dalam rangka Hari Kartini kami ingin berbagi kasih, terutama kami fokus kepada kelompok rentan, perempuan sebagai kepala keluarga, penyandang disabilitas dan para lansia. Untuk kali ini kami baru pertama kali datang mengunjungi para lansia di sini,” ujar Kepala Dinas P3AP2KB Papua Barat, Witri, Sabtu (18/4/2026).

Pemerintah menyalurkan sebanyak 155 paket bantuan sesuai dengan data rutin Posyandu Lansia di lokasi tersebut. Witri menegaskan aksi sosial ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kami berterima kasih dan bersyukur bisa berjumpa pada saat ini di Gereja GKI Manyosi Wirsi, dengan harapan tidak sampai di sini kita berjumpa, tetapi akan terus terjalin silaturahmi antara pemerintah dan gereja untuk memajukan masyarakat di Provinsi Papua Barat,” katanya.
Witri mengakui pihaknya selama ini lebih sering menjangkau kelompok janda serta penyandang disabilitas di wilayah Manokwari. Dia turut mengapresiasi kemandirian jemaat gereja yang mampu membiayai perawatan kesehatan para lansia secara mandiri.
“Kami melihat gereja ini memiliki kepedulian yang luar biasa, bahkan mampu membiayai pelayanan dan perawatan lansia dari kas jemaat. Ini bentuk kemandirian yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Ketua Jemaat GKI Manyosi Wirsi, Pdt M Rumfabe, menyambut baik kehadiran rombongan dinas terkait di lingkungan gerejanya. Dia menilai perhatian pemerintah tersebut sangat sejalan dengan semangat Hari Kartini yang mengedepankan kepedulian terhadap sesama.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kepala Dinas DP3AP2KB beserta jajaran yang telah hadir dan menunjukkan kepedulian terhadap lansia di sini, juga di Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat,” ucapnya. (LP2/red)
