MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menetapkan Pegunungan Arfak dan Teluk Triton di Kabupaten Kaimana sebagai destinasi wisata prioritas. Penetapan tersebut mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Destinasi wisata prioritas yaitu Pegunungan Arfak dan Teluk Triton di Kaimana. Namun, bukan berarti destinasi wisata yang lainnya tidak digarap,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat Ja’far Werfete saat ditemui di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (20/7/2026).
Pengembangan pariwisata di Papua Barat juga mengacu pada Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (Ripparprov). Dokumen tersebut menetapkan Pegunungan Arfak, Teluk Triton, dan Koridor Fakfak sebagai Kawasan Strategis Pariwisata (KSP).
Ja’far mengatakan pemerintah masih menghadapi tantangan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Papua Barat. Karena itu, pengembangan atraksi wisata dan peningkatan kualitas layanan terus dilakukan guna menarik lebih banyak wisatawan.
“Selain meningkatkan jumlah kunjungan, kami juga ingin meningkatkan lama tinggal wisatawan sehingga mereka memiliki lebih banyak kesempatan bertransaksi dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.
Dia menambahkan peningkatan lama tinggal wisatawan diharapkan menggerakkan sektor usaha lokal. Sektor yang diproyeksikan terdampak meliputi perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku UMKM.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat juga menargetkan kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat. Saat ini kontribusi pariwisata terhadap PAD masih berada di kisaran 0,05 persen.
Pemerintah menargetkan kontribusi tersebut meningkat menjadi di atas 1 persen. Target itu ditempuh melalui penguatan destinasi unggulan, promosi, serta penyelenggaraan berbagai event pariwisata. (LP14/red)
