25.3 C
Manokwari
Kamis, April 9, 2026
25.3 C
Manokwari

Search for an article

More

    Pencuri Patung Kasuari di Kantor Gubernur Papua Barat Ternyata Honorer Pemprov

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim Ditreskrimum Polda Papua Barat menangkap tiga orang pelaku pencurian dan penadah replika patung burung kasuari di Kantor Gubernur Papua Barat. Dua pelaku utama berinisial RIM dan LLH merupakan pegawai honorer di lingkungan kantor gubernur yang nekat menggasak aset daerah tersebut demi keuntungan pribadi.

    Penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan mendalam terkait hilangnya ikon kebanggaan masyarakat Papua Barat tersebut. Polisi mengidentifikasi para pelaku yang terdiri dari dua oknum honorer serta seorang penadah berinisial F.

    “Pada 29 Maret 2026 kedua pelaku pencurian mengambil dua buah patung kasuari tersebut dengan cara membuka baut sebanyak 3 buah baut pada setiap patung menggunakan 1 buah kunci pas ukuran 14 mm kemudian setelah baut terbuka. Kedua pelaku memotong alat patung menggunakan 1 buah gunting seng, kemudian kedua pelaku membawa 1 buah patung ke pinggir jalan untuk dipipihkan menggunakan 1 buah bongkahan batu,” ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Barat Herly Purnama, Selasa (7/4/2026).

    Para pelaku sempat menyembunyikan material patung yang sudah dipipihkan di sebuah tempat pembuangan sampah. Keesokan harinya, material tembaga tersebut dibawa ke Jalan Esau Sesa untuk dijual kepada penadah.

    “Kedua pelaku atas pencurian menjual tembaga tersebut dengan harga Rp90.000 per kilogram dengan total berat tembaga yang dijual seberat 25 kilogram sehingga total uang yang diterima dari hasil menjual tembaga tersebut sebesar Rp2.250.000,” ungkap Herly.

    Aksi nekat ini ternyata tidak hanya dilakukan sekali karena pelaku merasa mudah mendapatkan uang dari hasil curian tersebut. Pada aksi kedua, para pelaku kembali mengambil sisa material tembaga dari patung lainnya di area perkantoran.

    “Pelaku berinisial LLH menjual tembaga tersebut dengan harga Rp90.000 per kilogram dengan total berat tembaga yang dijual seberat 18 kg sehingga total uang yang diterima dari hasil menjual tembaga tersebut sebesar Rp1.620.000,” pungkasnya.

    Kasus hilangnya replika burung kasuari berbahan tembaga ini sebelumnya sempat viral dan menuai sorotan publik. Kini ketiga tersangka telah ditahan di Mapolda Papua Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (*/red)

    Latest articles

    Bupati Terbitkan Instruksi Percepat Penanganan Banjir dan Longsor di Manokwari

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor: 300.2.1/389 tentang percepatan penanganan bencana alam banjir dan longsor. Instruksi tertanggal 8 April tersebut...

    More like this

    Patung Kasuari Kantor Gubernur Papua Barat Dicuri-Dijual Kiloan ke Pengepul

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Replika patung burung kasuari di Kantor Gubernur Papua Barat yang hilang...

    Senator Lamek Dowansiba Minta Pengawasan Ketat, Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi di Papua Barat

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Lamek Dowansiba meminta pemerintah...

    Polisi Tangkap Pencuri Patung Kasuari Kantor Gubernur Papua Barat!

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat berhasil menangkap tiga pelaku...
    Exit mobile version