MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah Papua Barat. Kondisi ketenagakerjaan tersebut diikuti dengan peningkatan jumlah penduduk yang bekerja pada sektor formal di Bumi Kasuari.
“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 sebesar 4,10 persen, turun 0,11 persen poin dibanding Februari 2025,” tulis rilis resmi BPS Papua Barat dikutip, Jumat (15/05/2026).
Jumlah angkatan kerja di Papua Barat tercatat sebanyak 311.987 orang pada periode Februari 2026. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 3.861 orang jika dibandingkan dengan data pada Februari 2025.
Penduduk yang telah terserap ke dalam lapangan kerja tercatat mencapai angka 299.187 orang. Jumlah ini menunjukkan adanya tren positif dengan kenaikan sebanyak 4.026 orang dari posisi tahun sebelumnya.
“Penduduk bekerja pada Februari 2026 sebanyak 299.187 orang, naik 4.026 orang dari Februari 2025,” tulis BPS dalam laporannya.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih mendominasi struktur ketenagakerjaan dengan serapan 129.654 orang. Persentase penyerapan pada lapangan usaha tersebut mencapai angka 43,34 persen dari total penduduk bekerja.
Sektor formal juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan jumlah pekerja mencapai 118.615 orang atau 39,65 persen. Angka partisipasi di kegiatan formal tersebut naik sebesar 4,83 persen poin dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
“Pada Februari 2026 penduduk bekerja pada kegiatan formal sebanyak 118.615 orang (39,65 persen), naik 4,83 persen poin dibanding Februari 2025,” terang BPS.
Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) berada pada posisi 71,12 persen pada survei periode terbaru ini. Angka tersebut tercatat mengalami penurunan sebesar 0,33 persen poin jika dikomparasikan dengan data Februari 2025.
Indikator setengah pengangguran tercatat sebesar 5,48 persen atau mengalami penurunan sebesar 3,68 persen poin. Pekerja paruh waktu juga turun menjadi 21,96 persen dari yang sebelumnya lebih tinggi 2,82 persen poin.
“Tingkat setengah pengangguran sebesar 5,48 persen turun sebesar 3,68 persen poin, sementara tingkat pekerja paruh waktu sebesar 21,96 persen turun 2,82 persen poin dibanding Februari 2025,” tutup BPS. (*/red)
