JAKARTA, LinkPapua.id – Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP) meminta dukungan pengadaan armada bus kepada pemerintah pusat untuk menyukseskan Pesparawi XIV di Manokwari, Papua Barat. Permintaan bantuan transportasi darat ini bertujuan untuk menunjang mobilitas peserta yang datang dari berbagai kabupaten/kota di Papua Barat.
Dukungan tersebut dibahas dalam audiensi antara Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat Markus Lukas Sabarofek dengan KEPP OKP di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Komite akan segera bersurat kepada Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) serta Menteri Perhubungan guna menindaklanjuti kebutuhan armada tersebut.
Pertemuan ini juga mendorong pelaksanaan rapat lintas kementerian dan lembaga dalam waktu dekat. Pembahasan akan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan kesiapan sektor transportasi selama penyelenggaraan Pesparawi XIV.
Selain urusan Pesparawi, audiensi tersebut membahas persoalan konektivitas dan infrastruktur transportasi di Papua Barat yang dinilai memerlukan perhatian serius. Rapat tematik khusus pun direncanakan untuk memetakan kondisi eksisting serta kebutuhan ideal pengembangan infrastruktur di daerah.
Sejumlah fasilitas strategis menjadi sorotan utama, termasuk penyusunan masterplan pengembangan Bandara Rendani Manokwari. Selain itu, peningkatan kapasitas Bandara Kaimana dan Bandara Teluk Wondama juga didorong guna memperbaiki aksesibilitas wilayah.
Optimalisasi investasi di sektor transportasi laut dan udara turut ditekankan untuk mendukung distribusi logistik serta mobilitas penumpang. Keterlibatan operator nasional seperti PT Pelni dan PT Garuda Indonesia dinilai sangat penting untuk memperkuat konektivitas di Papua Barat.
Kesiapan transportasi ini dianggap mencerminkan tantangan besar dalam upaya pemerataan pembangunan di wilayah tersebut. Pemerintah daerah berharap dukungan pusat tidak hanya untuk ajang Pesparawi, tetapi juga berdampak pada kemajuan infrastruktur jangka panjang. (LP14/red)
