ABU DHABI, LinkPapua.id – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral tingkat tinggi dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Abu Dhabi. Pertemuan strategis ini diawali dengan momen buka puasa bersama (bukber) yang dihadiri lengkap oleh tujuh pimpinan negara federasi tersebut di Qasr Al Bahr.
“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, saya berkesempatan berbuka puasa bersama Presiden Uni Emirat Arab, Yang Mulia Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat persahabatan serta memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan UEA bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa,” tulis Prabowo melalui akun Instagram resminya, Jumat (27/2/2026).
Suasana bukber berlangsung sangat eksklusif di halaman istana dengan formasi sofa melingkar yang khidmat. Prabowo tampak duduk bersandingan langsung dengan Presiden MBZ sebagai bentuk kedekatan hubungan diplomatik kedua negara.
Kehadiran Prabowo disambut langsung oleh MBZ bersama jajaran Emir dari Dubai, Sharjah, Ajman, Umm Al Quwain, Ras Al Khaimah, dan Fujairah. Momen berkumpulnya tujuh pemimpin tertinggi UEA ini tergolong sangat langka karena biasanya hanya terjadi satu kali dalam setahun.
Pertemuan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis antara Jakarta dan Abu Dhabi. Hubungan kedua bangsa diharapkan semakin solid melalui dialog tatap muka yang dilakukan di tengah suasana hangat bulan suci Ramadan.
Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Menlu Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Jajaran menteri tersebut ikut menyaksikan prosesi sambutan kenegaraan yang berlangsung di bawah langit Abu Dhabi.
Sinergi yang dibangun dalam pertemuan ini diproyeksikan memberikan dampak nyata bagi stabilitas ekonomi dan energi di Indonesia. Kunjungan resmi ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis utama bagi Uni Emirat Arab di kawasan Asia Tenggara. (*/red)
