MANOKWARI, LinkPapua.id – Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Prof Roberth KR Hammar, mendorong adanya kolaborasi aktif antara perguruan tinggi dan kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba di kalangan mahasiswa. Hal itu disampaikan dalam pertemuan silaturahmi bersama Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Sulastiana di Manokwari.
“Perguruan tinggi diharapkan berperan aktif dalam edukasi, pembinaan karakter, serta menciptakan kegiatan positif bagi mahasiswa melalui kolaborasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah,” ujar Roberth di Caffe Oriestom Manokwari, Selasa (3/2/2026).
Roberth menekankan pencegahan penyalahgunaan narkotika merupakan tanggung jawab krusial dunia pendidikan dalam membina karakter generasi muda. Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya mempersiapkan masa depan mahasiswa, terutama bagi orang asli Papua (OAP).
“Jika kita sudah saling mengenal, komunikasi akan jauh lebih mudah. Kampus dan aparat harus berjalan bersama untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan di lingkungan pendidikan,” katanya.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Wakapolda Papua Barat yang didampingi sejumlah pejabat utama Polda Papua Barat. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan akademisi demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan akademisi sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua Barat, khususnya di Manokwari,” ucap Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo.
Sementara itu, Wakapolda Papua Barat menekankan kampus memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Stabilitas di lingkungan pendidikan menjadi prioritas bersama agar proses belajar mengajar tidak terganggu oleh dinamika sosial yang negatif.
Pihak kepolisian berharap komunikasi intensif dengan para rektor dapat menyikapi berbagai dinamika sosial di kampus secara bijak. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk melahirkan generasi muda Papua yang sehat dan berdaya saing.
Melalui pertemuan ini, para rektor menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Polda Papua Barat dalam mencegah potensi gangguan keamanan. Kerja sama ini akan mencakup penguatan kesadaran hukum bagi mahasiswa di seluruh perguruan tinggi Manokwari. (*/red)
