Rico Sia Dorong Promosi Desa Wisata Dongkrak Pariwisata Raja Ampat

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Anggota DPR RI Fraksi NasDem asal Papua Barat Daya, Rico Sia, mendorong promosi desa wisata sebagai strategi untuk menggenjot sektor pariwisata di Raja Ampat. Ia menilai desa wisata memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan melalui pengemasan yang kreatif dan berbasis teknologi.

“Setiap desa wisata memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi budaya, alam, maupun kuliner. Penting untuk mengidentifikasi dan menonjolkan keunikan ini dalam promosi agar dapat menarik wisatawan di Kabupaten Raja Ampat,” kata Rico Sia dalam kegiatan bimbingan teknis strategi pemasaran pariwisata Nusantara di Korpak Villa Resort, Jumat (10/10/2025).

Rico menjelaskan, membangun narasi menarik tentang desa wisata dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Cerita yang menggugah dan autentik, menurutnya, bisa memperkuat citra destinasi lokal di mata publik.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial untuk promosi desa wisata. Menurutnya, platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok dapat menjadi sarana efektif menarik minat wisatawan.

“Melalui platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, konten visual yang menarik dan storytelling dapat meningkatkan engagement,” ujarnya.

Rico menyebut promosi digital harus ditunjang dengan strategi berbasis teknologi seperti pembuatan website desa wisata dan optimalisasi SEO. Ia mengatakan, hal ini akan mempermudah wisatawan menemukan informasi tentang destinasi melalui mesin pencari.

Selain promosi digital, Rico juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan influencer untuk memperluas jangkauan promosi. Ia menilai influencer marketing efektif menggaet minat wisatawan muda yang aktif di media sosial.

Rico menambahkan, masyarakat lokal harus menjadi bagian penting dalam pengelolaan desa wisata. Ia mendorong terbentuknya komunitas wisata yang mampu menjaga keberlanjutan dan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Pelatihan bagi masyarakat tentang cara menyambut wisatawan, bahasa asing, dan manajemen usaha pariwisata sangat penting. Ini akan meningkatkan pelayanan dan pengalaman wisatawan agar mereka ingin kembali,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah dan masyarakat juga dapat menyelenggarakan berbagai event, seperti festival budaya dan kuliner, untuk menarik wisatawan. Ia menegaskan bahwa promosi desa wisata tidak hanya soal pariwisata, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat Hellen Risamasu, dosen Ekowisata Unipa Jessy Hando Rafael, serta Rina Irawati. (LP10/red)

Latest articles

Pimpin APTISI Papua Barat, Filep Wamafma Perkuat Sinergi PTS dan Pemerintah...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Filep Wamafma terpilih sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Papua Barat dalam Musyawarah Luar Biasa yang digelar Rabu (27/10/2026). Setelah...

More like this

Pimpin APTISI Papua Barat, Filep Wamafma Perkuat Sinergi PTS dan Pemerintah Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id – Filep Wamafma terpilih sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI)...

Polresta Manokwari Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan WNA Belanda di Amban

MANOKWARI, Linkpapua.id-Polresta Manokwari melalui tim Gabungan Satreskrim, Sat Intelkam dan Polsek Amban berhasil mengungkap...

‎Satgas TMMD Mansel Lanjutkan Pembangunan MCK untuk Warga Yamboi Gunung

MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel)...