MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere mendorong pengembangan pariwisata di 7 kabupaten digarap serius. Dia meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Papua Barat menyusun arah pengembangan wisata secara terencana.
“Di tujuh kabupaten banyak potensi wisata unggulan yang perlu disusun dalam rencana induk kepariwisataan dan rencana aksi pariwisata Papua Barat agar dijadikan potensi unggulan,” ujar Ali Baham saat memberikan arafan dalam apel di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Senin (18/5/2026).
Ali Baham meminta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat Jafar Werfete mendorong pengembangan sektor pariwisata secara serius dan terarah. Dia menilai Papua Barat memiliki banyak destinasi unggulan yang sudah dikenal luas.
Menurut Ali Baham, destinasi wisata tersebut masih membutuhkan pengelolaan dan pengembangan yang maksimal. Pengembangan itu diharapkan memberi dampak ekonomi bagi daerah dan masyarakat.
Ali Baham menyebut potensi wisata Papua Barat tersebar di 7 kabupaten. Dia meminta potensi itu dituangkan dalam rencana induk kepariwisataan dan rencana aksi pengembangan pariwisata.
Sejumlah destinasi yang disorot antara lain Danau Anggi, Pulau Mansinam, Pantai Pasir Putih, dan Pantai Amban. Ali Baham juga menyebut kampung wisata di Pegunungan Arfak serta kawasan wisata di Manokwari Selatan.
Selain itu, Ali Baham menyoroti Kaimana dengan panorama senja dan Teluk Triton. Dia juga menyebut hutan mangrove di Teluk Bintuni serta wisata sejarah keagamaan di Teluk Wondama.
“Ada Danau Anggi, Pulau Mansinam, Pantai Pasir Putih, Pantai Amban, kampung wisata di Pegaf, di Mansel ada Gunung Botak, Kaimana dengan senjanya, Teluk Triton, Teluk Bintuni dengan hutan mangrovenya, Wondama dengan sejarah keagamaannya. Ini semua perlu dijadikan potensi wisata unggulan,” bebernya.
Ali Baham berharap kepala dinas yang baru dilantik mampu menghadirkan perkembangan signifikan di sektor pariwisata Papua Barat. Dia menilai sektor pariwisata memiliki prospek yang berkelanjutan dibanding sumber daya alam.
“Beda dengan sumber daya alam, sektor pariwisata adalah sektor yang sangat menjanjikan di Papua Barat,” ucapnya.
Ali Baham menilai pariwisata dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru daerah. Namun, pengembangan sektor tersebut harus didukung perencanaan, promosi, dan pengelolaan yang baik. (LP14/red)
