Self-Propelled Oil Barge (SPOB) Untuk Distribusi Crude Oil Hadir Di Bintuni

Published on

BINTUNI- Self-Propelled Oil Barge (SPOB) Untuk Distribusi Crude Oil Hadir kini hadir di kabupaten Teluk Bintuni.
Bupati kab. Teluk Bintuni, Pit Kasihiw didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah, Markus Samaduda, meresmikan Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) Sosar Matiti 01, di pelabuhan Teluk Bintuni, Selasa (18/8/20). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, dilanjutkan meninjau kondisi kapal baru.

Kapal tersebut diadakan untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar minyak warga di kabupaten teluk buntuni. Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB), sisar matiti 01 merupakan milik perusahaan daerah Teluk Bintuni Maju Mandiri.

Sebagai langkah penghematan pengeluaran biaya Perusahaan, maka dibutuhkan suatu inovasi alat transportasi pengangkutan minyak bumi dari yang selama ini hanya menggunakan tongkang yang ditarik oleh kapal tunda.

Self-Propelled Oil Barge (SPOB) diharapkan menjadi inovasi solusi yang cukup baik dalam hal sarana transportasi minyak bumi di daerah Kabupaten Teluk Bintuni.

Markus Samaduda menjabarkan spesifikasi dari kapal Sisar Matiti 01 stype Self Propelled Oil Barge (SPOB), sebagai berikut: Dari proses optimasi didapatkan ukuran utama barge adalah panjang =29,24 M, Lebar = 6.50 M, Dalam = 3.00 Meter.
sangross ton 158 t, imo no 9912945, call sign yb 6290, kecepatan kosong 7 knot/muatan 5,5 knot, register Samarinda, kapasitas kargo 300 kilo liter/cargo dauble grade solar dan bensin, mesin induk yanmar marine engine 6CH-WUTE/2×255 horse power.

Pembuatan Samarinda, 26 Agustus 2019, dan diserahterimakan ke pemkab Bintuni tanggal 22 juni 2020. Nilai kontrak sebesar 7,7 Miliar, penambahan alat safety beserta alat pendukung, operasional sebesar Rp. 500 juta. Pemilik kapal yakni perusda bintuni maju mandiri berdasar gross akte Nomer 9126/tanggal 06 Mei 2020.

“Tujuannya memberikan kepastian stok, cadangan BBM untuk wilayah kabupaten Teluk Bintuni, pelayanan masyarakat dengan program satu harga dari kota, distrik, bahkan kampung,” kata Markus Samaduda.

Bupati Pit kasihiw memberi apresiasi kepada Perusda yang telah mengambil suatu kebijakan yang luar biasa manfaatnya bagi warga Bintuni.

“Manfaatnya sangat besar untuk masyarakat, dengan adanya Self propelled oil barge, kebutuhan bahan bakar warga terkait minyak bisa terpenuhi,” ujar bupati. (LPB5/red).

Latest articles

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 menjadi peraturan daerah. Meski...

More like this

Tak Terhalang Domisili, Peserta JKN Asal Biak Rasakan Pelayanan Optimal di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Biak, Papua, tetap memperoleh...

Dominggus Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GKI Betel Bremi, Sumbang 500 Sak Semen

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung...

Raker Apindo Papua Barat Bahas Penguatan Investasi-Penciptaan Lapangan Kerja

MANOKWARI, LinkPapua.id– DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) I...