Simpang Suri-Haji Bauw jadi Kawasan ‘KTL Prokes’, Berlaku Mulai Juni 2021

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Polda Papua Barat akan memberlakukan Kawasan Tertib Lalu Lintas Protokol Kesehatan mulai Juni nanti. Di Manokwari, KTL Pro akan diuji coba di simpang Suri-Haji Bauw.

Selain Manokwari, kawasan KTL Pro juga akan diberlakukan di 10 daerah di Papua Barat. Operasi memadukan tertib lalu lintas dan prokes pencegahan Covid-19.

“Kita akan mendorong masyarakat agar taat berlalu lintas dan disiplin prokes. Lewat program ini kita harapkan keduanya tersosialisasi di masyarakat,” terang Karo Ops Polda Papua Barat Kombes Pol Tri Atmojo, dalam rakor, Kamis (20/5/2021).

Rakor juga dihadiri Dirlantas Polda Papua Barat Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono. Raydian menyampaikan pada rakor ini Polda Papua Barat bersama instansi terkait membahas program KTLPRO Mansinam guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat agar taat lalu lintas dan protokol kesehatan.

“Ditlantas Polda Papua Barat berkerja sama dengan instansi terkait dari Pemerintah dan TNI merencanakan 3 gagasan yang diinisiasi oleh Kapolda Papua Barat yang menginterpretasikan dengan program KTLPRO (Kawasan Tertib Lalu lintas Protokol Kesehatan) Mansinam 2021,” katanya.

Program ini Raydian, akan mulai dijalankan psda Juni mendatang. Program akan dimulai di 10 kota dan kabupaten.

Untuk di Manokwari sendiri akan dilaksanakan di traffict light Sinar Suri sampai Haji Bauw. Dikatakannya, KTLPRO ini akan dilaksanakan 3 bulan ke depan, yang akan dibagi 3 tahap.

Tahap pertama kata Raydian, dilakukan sosialisasi melalui media sosial dan media konvensional secara masif. Lalu, bulan kedua melakukan sosialisasi dan sudah mulai ada penindakan khususnya di Manokwari.

“Bulan kedua ada penindakan secara elektronik dengan E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) atau pencatatan pelanggaran – pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik. Sedangkan untuk di tempat lain secara manual selektivitas dengan pelanggaran – pelanggaran yang sering terjadi,” jelasnya.

Untuk bulan kedua, tetap melakukan sosialisasi. Namun penindakannya akan lebih tegas. Yang kemudian akan diikuti dengan evaluasi.

“Tentunya kami berharap ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, karena tertib berlalu lintas bukan untuk kita tapi itu untuk masyarakat sendiri. Kami juga berpesan agar masyarakat bisa mendukung untuk tertib berlalu lintas dan tertib prokes”, jelasnya.

Hadir pada rakor tersebut oleh Sekda Provinsi Papua Barat, PJU Polda, Danpomdam XVIII Kasuari, Forkopimda Papua Barat, dan Kapolres Manokwari.(LP3/Red)

Latest articles

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 menjadi peraturan daerah. Meski...

More like this

Tak Terhalang Domisili, Peserta JKN Asal Biak Rasakan Pelayanan Optimal di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Biak, Papua, tetap memperoleh...

Dominggus Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GKI Betel Bremi, Sumbang 500 Sak Semen

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung...

Raker Apindo Papua Barat Bahas Penguatan Investasi-Penciptaan Lapangan Kerja

MANOKWARI, LinkPapua.id– DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) I...