Sulit Dapatkan BBM untuk Melaut, Nelayan “Curhat” ke DPRD Manokwari

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Sejumlah perwakilan kelompok nelayan di Kabupaten Manokwari mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manokwari, Kamis (6/10/2022). Mereka mengaku kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut.

La Ode Caludi, salah satu perwakilan nelayan, di hadapan para wakil rakyat dan pimpinan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab Manokwari), mengaku Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang terletak tidak jauh di pasar ikan Sanggeng tidak mampu menyediakan BBM untuk para nelayan.

“Nelayan saat ini kesulitan untuk mendapatkan BBM, padahal sudah ada SPBN. Kita kalau mau dapat BBM harus antre berjam-jam. Itupun tidak ada jaminan akan mendapatkan BBM. Makanya kami terpaksa berusaha mendapatkan BBM sampai harganya di luar harga yang sudah ada. Tapi, mau bagaimana lagi jika tidak membeli, maka kita tidak bisa melaut mencari ikan. Tentu kondisi ini mengganggu aktivitas melaut kita,” kata Caludi.

Para nelayan meminta agar pemerintah daerah dapat menyelesaikan persoalan BBM untuk nelayan karena kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Mereka meminta agar dinas terkait dapat mengevaluasi pengelolaan SPBN.

Selain itu, dengan jumlah nelayan yang saat ini tercatat di Manokwari mencapai 200 orang, maka sudah seharusnya adanya penambahan SPBN di Manokwari.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Manokwari, Bons S. Rumbruren meminta agar OPD terkait dapat melakukan penataan tata kelola SPBN. Ini penting agar persoalan seperti ini tidak berlarut-larut.

“Penyampaian dari Pertamina stok BBM selalu cukup. Tetapi, jika nelayan mengaku kesulitan berarti ada persoalan dalam penyalurannya. Ini yang harus diselesaikan oleh dinas terkait. Jangan karena keterbatasan stok BBM dapat berpengaruh pada pasokan ikan di Manokwari,” ungkap Bons.

Nelayan meminta agar persoalan ini dapat segera direspons. Jika tidak, nelayan akan melakukan aksi mogok. Tentunya jika itu terjadi akan berdampak kepada dirasakan masyarakat. (LP3/Red)

Latest articles

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai komunitas resmi berakhir pada Sabtu (25/7/2026). Kompetisi yang digelar di...

More like this

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai...

Kodim 1801/Manokwari Selesaikan Pembangunan Jembatan Armco, Warga Rasakan Manfaatnya

MANOKWARI, Linkpapua.id-Jembatan Armco yang dibangun oleh Kodim 1801/Manokwari di Distrik Manokwari Selatan, kini telah...

Operasi SAR Presenter TVRI Hilang di Air Terjun Memti Pegaf Ditutup, Korban Tidak Ditemukan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari resmi menutup operasi SAR terhadap presenter...