Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi penyelamat bagi masyarakat menengah ke bawah di wilayah Manokwari, Papua Barat. Hal ini dibuktikan oleh Martha Basna (61), seorang pasien anemia yang mendapatkan perawatan medis secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya tambahan sedikit pun.

“Pelayanannya cepat, syaratnya juga mudah, hanya menggunakan KTP. Kami tidak perlu khawatir soal biaya,” kata Martha dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Baca juga:  Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani Biaya Pengobatan

Martha yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) mengaku sempat mengabaikan kondisi kesehatannya karena menduga keluhan lemas hanya faktor usia. Namun, kondisinya terus memburuk hingga kulitnya terlihat pucat dan ia mulai kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di rumah.

“Awalnya saya kira hanya karena faktor usia. Tapi semakin lama, kondisi saya makin parah, kulit pucat dan kelelahan tidak hilang,” ujarnya menceritakan gejala awal penyakitnya.

Keluarga yang khawatir melihat kondisi Martha yang kian menurun langsung membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan bantuan medis. Berdasarkan pemeriksaan dokter, ia didiagnosis menderita anemia akut dan diwajibkan menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap.

Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Kirim Dokumen Deklarasi Dukungan Otsus-DOB ke Jokowi

Selama masa perawatan, Martha mengaku terkejut dengan kecepatan layanan serta kemudahan administrasi yang ia dapatkan sebagai pasien BPJS. Ia memastikan bahwa seluruh obat-obatan dan tindakan medis yang diterimanya diberikan secara gratis sesuai dengan hak kelas kepesertaannya.

Baca juga:  Melalui JKN, BPJS Kesehatan Manokwari Jamin Perlindungan Kesehatan Jemaah Haji

“Program ini sangat membantu kami. Harapannya ke depan bisa terus berkembang dan memberikan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutupnya penuh syukur.

Keberadaan JKN-KIS tidak hanya membantu Martha dalam pengobatan serius, tetapi juga kerap dimanfaatkan keluarganya untuk menangani keluhan kesehatan ringan lainnya. Ia berharap kualitas fasilitas kesehatan di Manokwari terus ditingkatkan demi kenyamanan para pasien yang sangat bergantung pada program jaminan kesehatan ini. (LP14/red)

Latest articles

Polres Mansel Himpun Dana Bantu Korban Gempa NTT, Siap Disalurkan

0
MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, menggalang dana sukarela untuk membantu warga terdampak bencana alam gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di...

More like this

1.813 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB Unipa 2026, Pecahkan Rekor MuRI Mahkota dan Noken

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sebanyak 1.813 mahasiswa baru mengikuti PKKMB Universitas Papua (Unipa) 2026 yang...

OJK Ungkap 1.033 Laporan Penipuan Transaksi Keuangan di Papua Barat dan Papua Barat Daya

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap 1.033 laporan penipuan transaksi keuangan di...

Pengacara Desak Polisi Naikkan Kasus Kematian Yanto Idorway ke Penyidikan, Duga Ada Unsur Perencanaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim pengacara keluarga Yanto Idorway mendesak polisi meningkatkan penanganan kasus kematian...