Trauma Tragedi Kisor, Banyak Warga Maybrat Pilih Bertahan di Pengungsian

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Warga Maybrat, Papua Barat belum Berani pulang pascapenyerangan Pos Koramil persiapan di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, 2 September lalu. Mereka masih memilih bertahan di pengungsian.

“Situasi terkini di Maybrat sebenarnya sudah aman, sudah kondusif. Sebagian warga pengungsi sudah kita pulangkan, tetapi masih banyak juga yang belum berani pulang. Mereka (pengungsi) sudah kami petakan dan kalau sudah siap, kita juga siap fasilitasi mereka kembali,” kata Bupati Maybrat Bernard Sagrim saat ditemui Linkpapua.com di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, belum lama ini

Penyerangan di Pos Koramil menewaskan empat prajurit TNI Angkatan Darat. Jajaran Polda Papua Barat menetapkan 21 orang sebagai terduga pelaku penyerangan.

Tujuh orang di antaranya telah ditahan. Sementara 14 lainnya masih dalam pengejaran dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Mereka diduga merupakan kelompok milisi Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bernaung di bawah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Sagrim mengungkap, bahwa alasan masih ada warga yang memilih hidup di pengungsian karena mereka menganggap masalah penyerangan tersebut, belumlah selesai. Namun demikian, pihaknya bersama jajaran kepolisian dan TNI terus memberikan edukasi agar warga mau kembali ke rumah masing-masing.

Terlebih lagi, lanjut Sagrim, Pangdam XVIII/Kasuari dan Kapolda Papua Barat telah memberikan jaminan keamanan, bahwa aparat TNI dan Polri adalah bentuk kehadiran negara untuk memberi kepastian perlindungan kepada masyarakat.

“Yang dikejar adalah pelaku, bukan warga ini. TNI dan Polri juga memberikan jaminan. Intinya, di Maybrat saat ini keamanan wilayah untuk kenyamanan warga adalah prioritas. Itu yang terus kami imbau kepada warga untuk kembali pulang,” kata Sagrim.

Tim Gabungan Masih Lakukan Pengejaran

Sebelumnya, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan, penyerangan di Pos Koramil di Kampung Kisor mengakibatkan empat anggota gugur akibat luka sayatan senjata tajam. Mereka adalah Komandan Pos (Danpos) Lettu Chb. Dirman, Serda Ambrosius Apri Yudiman, Praka Muhamad Dhirhamsyah dan Pratu Sul Asnyari Anwar.

Hingga saat ini, tim gabungan TNI dan Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap 14 orang terduga pelaku buron. Poster bergambar wajah mereka beserta informasi pun telah disebar di seluruh fasilitas umum.

Mereka yang masuk DPO, ialah Silas Ki, Manfred Fatem, Martinus Aisnak, Titus Sewa, Irian Ki, Alfin Fatem, Yunus Ky, Musa Aifat, Moses Aifat, Moses Worait, Irian Ki, Yohanes Yaam, Agus Kaaf, Melkias Ki, Melkias Same, Setam Same, dan Alfin Fatem.

“Tim masih terus memburu 14 DPO lainnya. Diharapkan kerja sama masyarakat untuk melapor jika bertemu atau pun mengenali wajah para DPO yang belum tertangkap itu,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat, Komisaris Besar Adam Erwindi.

Erwindi menjelaskan, masyarakat yang hendak melapor dapat melakukannya di pusat pengaduan melalui call center 110 atau langsung melapor ke pos keamanan terdekat. Polri dan TNI menjamin kerahasian dan keamanan pelapor.

“Kami imbaukan masyarakat agar menghubungi nomor layanan, sehingga pelaku bisa ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum” ujar Adam. “Polri dan TNI menjamin kerahasiaan dan keamanan masyarakat yang melapor,” katanya lagi.

Sementara, tujuh pelaku lain yang telah ditangkap, ialah Agus Yaam, Amos Ky, Maikel Yaam, Maklon Same, Robi Yaam, Yakobus Worait, dan Lukas Ky. Mereka kini diamankan di Sel tahanan Mapolres Sorong Selatan (Sorsel).

Dalam kasus ini, para tersangka itu dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 dan Pasal 56 ayat (1)- 1 KUHPidana tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.(LP7/red)

Latest articles

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut sebagai Komisioner KPU Papua Barat periode 2025-2030 ke Polresta Manokwari....

More like this

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...

Lima Program CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Diakui di ISRA 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berhasil memborong 5 penghargaan dalam ajang Indonesia...