Video Call Ungkap 2 Terduga Penembak ASN di Jayawijaya, Diduga Terlibat Kasus FBLB

Published on

JAYAWIJAYA, LinkPapua.id – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 mengidentifikasi 2 terduga pelaku penembakan tiga ASN Dinas Pertanian di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kedua terduga pelaku berinisial PN dan KT yang diduga terlibat dalam sejumlah kasus penembakan.

Identitas PN dan KT terungkap setelah polisi mencocokkan data dan ciri-ciri keduanya dengan cuplikan video call yang beredar di media sosial. Polisi juga menduga keduanya terlibat dalam penembakan saat Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Jayawijaya.

“Keterlibatan dalam kasus penembakan pada saat berlangsungnya Festival Budaya Lembah Baliem dan penyanderaan pilot Susi Air ini merupakan sebuah perkembangan bagi kami. Dari hasil identifikasi ini, kami masih terus melakukan pengejaran untuk mengetahui keberadaan para pelaku,” ujar Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam keterangannya dikutip LinkPapua.id, Minggu (13/9/2026).

Baca juga:  Satgas Damai Cartenz Musnahkan Markas KKB di Hutan Intan Jaya, Temukan 559 Selongsong Peluru

Peristiwa penembakan saat FBLB terjadi pada 8 Agustus 2026. Dua warga sipil terluka akibat tembakan dalam peristiwa tersebut.

Yusuf memastikan polisi telah memasukkan PN dan KT ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Keduanya disebut telah teridentifikasi berdasarkan data dan ciri-ciri yang dimiliki kepolisian.

“Setelah kami sandingkan dengan data yang kami miliki serta ciri-ciri yang ada pada kami, kami memastikan dua orang tersebut merupakan PN dan KT yang masuk dalam DPO kami,” kata Yusuf.

Baca juga:  KKB Pimpinan Arnold Kocu Klaim Bakar Fasilitas Perusahaan di Papua Barat

Sementara itu, tiga ASN yang menjadi korban penembakan diketahui hendak memberikan bantuan berupa ternak anak babi dan mengecek lahan cetak sawah. Mereka merupakan bagian dari rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

“Dalam perjalanan kembali menuju ke Kab. Wamena, kendaraan yang mereka tumpangi diduga dihadang oleh kelompok bersenjata dan diperintahkan berhenti,” ungkapnya.

Penembakan terjadi di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Ketiga korban yakni WB (24), AR (49), dan AAM (35), yang seluruhnya merupakan ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

AR menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Sementara WB dan AAM juga merupakan ASN di instansi tersebut.

Baca juga:  BPBD Raja Ampat Ingatkan Warga Jauhi Pantai Usai Status Waspada Tsunami

Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani mengatakan ketiga korban merupakan rombongan Dinas Pertanian yang baru selesai meninjau kegiatan cetak sawah. Mereka kemudian dalam perjalanan kembali menuju Wamena saat diduga dihadang kelompok bersenjata.

Akibat penembakan tersebut, AR dan AAM tewas di lokasi kejadian. Sementara WB sempat dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis, tetapi akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan penyelidikan dan pendalaman awal, penembakan diduga dilakukan KKB yang berasal dari wilayah Nduga. Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bahan keterangan untuk memastikan identitas serta keterlibatan para pelaku. (*/red)

Latest articles

Bupati Yohanis Tinjau Aset BP Tangguh, Babo Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi...

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengharapkan Distrik Babo sebagai pintu masuk Teluk Bintuni, dan distrik tertua ke depan akan ditata menjadi wilayah...

Akhirnya! Jokowi Tunjukkan Ijazah ke Publik

More like this

Karhutla Papua Selatan Ancam Habitat 403 Spesies Burung di Taman Nasional Wasur

MERAUKE, LinkPapua.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua Selatan mengancam habitat 403...

199 Desa di Tanah Papua Masuk Program Elektrifikasi PLN hingga 2027

JAYAPURA, LinkPapua.id – PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyiapkan...

7 Batalyon Teritorial di Papua Beralih Komando, Kodam Minta Segera Menyesuaikan

JAYAPURA, LinkPapua.id – Kodam XVII/Cenderawasih mengalihkan komando dan pengendalian (kodal) 7 Batalyon Teritorial Pembangunan...