2 Kajari Berganti, Kajati Papua Barat Wanti-wanti Soal Korupsi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dua kepala kejaksaan negeri di Papua Barat resmi berganti, Jumat hari ini (11/3/2022). Dua pejabat baru ini diingatkan agar consern dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi.

Selain dua kajari, Asisten Perdata dan Tata Usah Kejati Papua Barat juga berganti. Pelantikan digelar di ruangan rapat utama Kejaksaan Tinggi di Manokwari.

Asisten Perdata dan Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Papua Barat saat ini dijabat Rizki Fahrudi. Sementara Kejaksaan Negeri Manokwari dijabat Teguh Suhendro dan Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni dijabat Jhony Artinus Zabua.

Baca juga:  Kasus Korupsi Dana Hibah Kongres Pemuda Katolik 2021, Aloysius Siep Bantah Terlibat

“Prosesi pengangkatan, penempatan, dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan bukanlah merupakan kegiatan yang bersifat rutinitas, tetapi lebih merupakan wujud kepekaan institusi dalam menjaga eksistensi organisasi” kata Kajati PB Juniman Hutagaol.

Kajati mengingatkan, warga Adhyaksa bahwa pelantikan, pengambilan sumpah, dan serah terima jabatan yang dilaksanakan sekarang ini dalam situasi yang memprihatinkan. Institusi kejaksaan banyak diterpa ujian.

“Kondisi memprihatinkan bagi warga Adhyaksa di seluruh Indonesia, di mana Kejaksaan sedang diuji dengan berbagai masalah sehingga menimbulkan berbagai sorotan dan kritikan masyarakat kepada institusi kita,” ujarnya.

Baca juga:  Soal Remisi ND, Kasipidsus : Karena Kerugian Negara Hanya Rp40 Juta

Namun kata Juniman, sesungguhnya itu merupakan bentuk ekspresi perhatian dari masyarakat. Di dalamnya terkandung harapan dan sekaligus tuntutan agar kejaksaan sebagai institusi penegak hukum senantiasa dapat menjalankan tugas pokok dan peran fungsi serta kewenangan.

“Berkenaan dengan hal tersebut, saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara para Kepala Kejaksaan Negeri dan Pejabat Eselon III yang baru saja dilantik. Saya yakin saudara akan mengerahkan kemampuan terbaik untuk menghadirkan Kejaksaan yang profesional, modern, bermartabat, dan terpercaya di tengah masyarakat,” pesannya.

Baca juga:  Respons Jaksa Agung, Kejati PB Bentuk Satgas Pemberantasan Mafia Tanah

Hutagaol juga memberikan pesan agar berakselerasi untuk mengidentifikasi, mempelajari, menguasai, dan menyelesaikan berbagai persoalan di tempat penugasan baru. Ia juga mengingatkan agar kajari baru melaksanakan hasil rekomendasi Rapat Kerja Kejaksaan Tahun 2021 dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab serta melaporkan secara tepat waktu.

“Khususnya terhadap penanganan perkara tindak pidana korupsi, saya tekankan kepada saudara untuk memperhatikan kualitas perkara dan optimalisasi penyelamatan kerugian negara,” tuturnya. (LP2/Red)

Latest articles

Kapolda Papua Barat Beri Penghargaan Satker Peraih WBK dan IKPA Terbaik

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., memimpin langsung Upacara Pemberian Penghargaan kepada Satuan Kerja (Satker) peraih predikat Wilayah Bebas dari...

More like this

Gubernur Papua Barat Galakkan Gerakan Tanam 1 Juta Pohon Matoa, Dimulai dari Manokwari 

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong gerakan penanaman 1 juta pohon...

IRI Indonesia Luncurkan Chapter Papua Barat: Hutan Bisa Jadi Rumah Ibadah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia meluncurkan chapter Papua Barat untuk membangun...

Peluncuran IRI Indonesia Chapter Papua Barat, Dominggus Dorong Kolaborasi Lintas Agama Lindungi Hutan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong kolaborasi lintas agama untuk memperkuat...