63% Sampah di Teluk Bintuni Belum Terkelola, Yayasan Phapeda Ngadu ke DPR RI

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, mengadu ke Komisi XII DPR RI terkait buruknya tata kelola limbah di daerahnya. Pasalnya, sebanyak 63 persen atau sekitar 14.662 ton sampah per tahun belum tertangani dengan baik dan cenderung dibuang sembarangan.

Kunjungan yang dipimpin Herlina Husain ini diterima langsung oleh anggota Komisi XII Syarif Pasha dan Alfons Manibui di Kompleks Senayan, Selasa (14/4/2026). Pertemuan ini bertujuan mencari solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

“Kami ingin mendapatkan pencerahan bagaimana mengelola sampah yang baik dengan melibatkan banyak pihak,” kata Herlina.

Berdasarkan data yang dipaparkan, penduduk Teluk Bintuni yang berjumlah 91.064 jiwa menghasilkan estimasi sampah hingga 63,19 ton per hari. Namun, baru sekitar 37,81 persen atau 8.773 ton yang mampu ditangani melalui proses daur ulang maupun pembuangan ke TPA.

Syarif Pasha yang merupakan mantan Wali Kota Jambi memberikan apresiasi terhadap inisiatif yayasan asal Papua Barat tersebut. Dia menekankan pentingnya keberanian untuk memulai langkah kecil dalam menangani dampak buruk limbah sejak dini.

“Saya apresiasi untuk yayasan ini, yang telah memiliki niat yang baik dan tulus dalam mengelola sampah. Dari hal kecil ini akan menjadi besar. Dengan kita diskusi seperti ini, dari tidak tahu menjadi tahu. Jadi jangan takut untuk memulainya,” ujar Pasha.

Dia juga berbagi kiat sukses mengelola sampah yang pernah ia terapkan hingga diakui oleh lembaga luar negeri. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, terutama dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat.

Syarif berkomitmen untuk menjembatani aspirasi Yayasan Phapeda agar bisa bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Hal ini dilakukan guna mempercepat realisasi program pengelolaan sampah yang lebih sistematis di Teluk Bintuni. (*/red)

Latest articles

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai komunitas resmi berakhir pada Sabtu (25/7/2026). Kompetisi yang digelar di...

More like this

Operasi SAR Presenter TVRI Hilang di Air Terjun Memti Pegaf Ditutup, Korban Tidak Ditemukan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari resmi menutup operasi SAR terhadap presenter...

Ketua DPRP Papua Barat Minta Perketat Pengawasan Objek Wisata Pegaf Buntut Wisatawan Hilang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor meminta pemerintah memperketat pengawasan dan...

DPRK Wondama Desak Pemkab Cari Solusi TPP ASN Kembali Dibayar

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk...