JAYAPURA, LinkPapua.id – Kodam XVII/Cenderawasih mengalihkan komando dan pengendalian (kodal) 7 Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Papua. Pengalihan tersebut menempatkan 6 batalyon di bawah Brigif TP 66/FK dan 1 batalyon lainnya di bawah Korem 172/PWY.
“Memang benar pengalihan kodal telah dilaksanakan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang terhadap tujuh Yon TP diserahkan ke Brigif TP 66/FK dan Korem 172/PWY,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf Tri Purwanto di Jayapura, Sabtu (31/10).
Tri menjelaskan 6 batalyon kini berada di bawah kendali Brigif TP 66/FK. Satuan tersebut meliputi Yonif TP 858/MSB, Yonif TP 859/RBK, Yonif TP 860/NSK, Yonif TP 909/KRP, dan Yonif TP 910/Aherfaiyona.
Sementara itu, Yonif TP 816/Doruka beralih kendali dari Brigif TP 80/Kurare ke Korem 172/PWY. Pengalihan tersebut menjadi bagian dari penataan hubungan komando di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih.
Tri mengatakan perubahan komando itu merupakan penyesuaian struktur organisasi TNI AD, terutama dalam mekanisme pembinaan dan pengendalian satuan. Penataan tersebut diarahkan untuk memperkuat efektivitas pembinaan serta koordinasi antarsatuan.
“Penataan komando dan pengendalian ini bertujuan meningkatkan efektivitas pembinaan serta koordinasi satuan,” ujarnya.
Menurutnya, struktur komando yang disesuaikan diharapkan membuat pelaksanaan tugas setiap batalyon lebih terarah. Setiap satuan juga diharapkan dapat menjalankan tanggung jawab sesuai komando atas yang baru.
Dia meminta seluruh satuan yang mengalami pengalihan kendali segera menyesuaikan mekanisme koordinasi dan pelaksanaan tugas. Penyesuaian itu diperlukan untuk menjaga kesinambungan pembinaan personel dan kesiapan operasional masing-masing batalyon.
“Melalui penataan tersebut, Kodam XVII/Cenderawasih terus memperkuat organisasi dan kesiapan satuan guna mendukung pelaksanaan tugas TNI AD secara profesional, efektif, dan responsif terhadap dinamika serta tantangan tugas di wilayah Papua,” ucapnya. (*/red)
