9 Jam Diperiksa Kejaksaan, Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Septic Tank Ditahan

Published on

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com-Mohamad Nur Umlati, Tersangka dugaan Korupsi Pengadaan septic Tank di Dinas PU Raja Ampat menjalani pemeriksaan di ruangan Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Senin (15/2/21).

Mohamad Nur Umlati yang didampingi pengacaranya, Pieter Walikin
diperiksa sekitar sembilan jam. Tersangka terlihat memenuhi panggilan kejaksaan pukul 9.00 Wit dan keluar dari ruangan pemeriksaan pukul 18.15 Wit, langsung digiring naik mobil tahanan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Dr. W. Lingitubun membenarkan penetapan Mohamad Nur Umlati sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kegiatan pengadaan Septic tank yang berasal dari dana DAK TA 2018 sejumlah 7,2 M pada Dinas PU Kab. Raja Ampat,

Menurutnya perkara tersebut pernah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Papua, bahkan saat itu tersangka sempat memenangkan praperadilan di pengadilan Negeri Sorong.

“Kasus ini pernah ditangani Kejaksaan Tinggi Papua, tersangka sempat menang praperadilan. Sekarang Kasus tersebut kembali dibuka oleh Penyidik Jaksa di Papua Barat,” kata Kajati.

“Terdapat kerugian Negara dalam pengadaan Septi tank senilai Rp 4 Miliar lebih dari total anggaran Rp 7 Miliar lebih,” beber Kajati.

Terpisah, Pieter Walikin mengatakan pihaknya telah mengajukan penangguhan penahanan bagi kliennya.

Welikin juga membenarkan kliennya telah diperiksa oleh penyidik Jaksa. Dalam pemeriksaan, sekitar 50 pertanyaan diajukan ke kliennya sebelum ditahan.

Muhamad Nur Umlati dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Septi tank di Kabupaten Raja Ampat selain sebagai Kabid Bina Marga, dirinya juga berperan selaku PPK dalam kegiatan pengadaan Septic Individual di dinas PU Raja Ampat.

Ia dijerat dengan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi,  Pasal 2, Pasal.3 Jo Pasal 55 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(LPB2/red)

Latest articles

OJK Dukung Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan kredit macet di sektor perbankan. Kepastian hukum dinilai perlu untuk mendukung...

More like this

Kejari Manokwari Musnahkan Barang Bukti 2 Senpi-1.437 Amunisi, Ada Milik Eks Anggota TNI

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari, Papua Barat, memusnahkan barang bukti (BB) berupa...

Polisi Pastikan Penanganan Kasus SMA TKN Sesuai Prosedur, Tunggu Proses Mediasi

MANOKWARI, LinkPapua.id - Polda Papua Barat memastikan penanganan konflik antarsiswa di SMA Taruna Kasuari...

Parlemen Jalanan Desak Kejati Papua Barat Transparan soal Aduan Jaksa Sorong

MANOKWARI, LinkPapua.id - Aktivis Parlemen Jalanan (Parjal) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat bersikap...