Aksi Arogan Oknum Sopir DLH Manokwari, Pukul Karyawan TVRI Tanpa Alasan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dugaan penganiayaan dilakukan oleh oknum sopir Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manokwari berinisial AR. Korbannya SJ, karyawan TVRI Papua Barat.

Kronologi penganiayaan, saat itu pukul 17.00 WIT tepatnya di depan Pasar Tingkat Sanggeng Manokwari, Sabtu (2/7/2022). Korban SJ sedang menunggu istrinya berbelanja dan parkir kendaraan roda duanya di pangkalan ojek pasar.

Baca juga:  Ketua Ombudsman PB Jempol Layanan SIM Satlantas Polres Manokwari

Namun secara tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas, korban menerima bogem mentah pelaku AR sebanyak tiga kali yang mengenai wajah korban serta bagian belakang telinga.

“Saat itu saya dalam posisi parkir dan duduk diatas motor. Tiba-tiba pelaku datang dan melakukan pemukulan. Namun, sebelumnya pelaku (AR) ada buang bahasa (melontarkan kalimat) kepada saya, ‘Ko yang punya motor, ada hak apa ko bawa motor?'” ungkap SJ.

Baca juga:  Tolak Beli Pertamax, Pelanggan Aniaya Tiga Karyawan SPBU di Bintuni

Saat kejadian, SJ tidak dapat melakukan perlawanan karena pelaku secara brutal melampiaskan amarah tak jelas terhadap korban. Jelang satu jam kemudian SJ langsung mendatangi Polres Manokwari untuk melaporkan penganiayaan tersebut.

Terkait tindak penganiayaan ini, SJ telah membuat laporan polisi dengan Nomor: TBL/4741/VII/2022 disertai visum dokter pada Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari. SJ memidanakan AR atas tindak pidana penganiayaan sesuai KUHP 351. (LP2/Red)

Baca juga:  Polresta Manokwari Terjunkan Ratusan Personel Amankan Pasar Sanggeng

Catatan: Dalam narasi sebelumnya di naskah berita ditulis SJ sebagai oknum wartawan TVRI. Setelah dicek kemudian, yang bersangkutan bukan berstatus wartawan melainkan karyawan. Atas kekeliruan ini, kami atas nama redaksi Linkpapua.com memohon maaf.

Latest articles

Darurat Campak, Dinkes Papua Barat Minta Masyarakat Tak Tolak Imunisasi MR

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat meminta masyarakat tidak menolak imunisasi Measles-Rubella (MR) di tengah peningkatan kasus campak. Sedikitnya 15 kasus positif...

More like this

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Kematian di Amban, Satu Tersangka Ditangkap

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengungkap perkembangan penyelidikan kasus kematian...

Mediasi Gugatan BKMT Papua Barat Buntu, para Pihak Diminta Lengkapi Berkas

MANOKWARI, LinkPapua.id – Mediasi gugatan Fitri Arniati terkait kepengurusan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT)...