Pasca Screening HIV di Kaimana, Ditemukan 2 Orang Reaktif  

Published on

KAIMANA, Linkpapua.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Barat menggelar pelayanan kesehatan di Kabupaten Kaimana, Senin (8/7/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Kesehatan RI No. 23 tahun 2022 yang mewajibkan screening HIV bagi semua pasien yang berkunjung ke fasilitas layanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit.

Yogi Marianto, Technical Officer GF AIDS Dinkes Provinsi Papua Barat menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri petugas layanan kesehatan dalam melakukan screening HIV. Selain itu, Dinkes juga memberikan pendampingan dan penguatan bagi tim fasilitas layanan kesehatan agar screening dapat dilakukan untuk seluruh pasien.

Baca juga:  Pemprov PB Harap Sinkronisasi dengan DPR Bisa Memperkuat RPJP-RPJMD

“Pemeriksaan ini bertujuan agar petugas layanan kesehatan mempunyai kepercayaan diri untuk melakukan screening. Tujuan lainnya juga, Dinkes melakukan pendampingan dan penguatan bagi Tim fasyankes agar screening dapat dilakukan untuk seluruh pasien yang berkunjung ke layanan itu,” ujar Yogi.

 

Kegiatan ini dilaksanakan di tiga kampung, yaitu Kampung Marsi, Tanggaromi, dan Kampung Cua, dengan sasaran 236 orang. Hasil screening menunjukkan dua kasus reaktif HIV yang akan segera ditindaklanjuti oleh petugas puskesmas.

Baca juga:  Jadi Syarat Pelaku Perjalanan, Capaian Vaksinasi Booster Papua Barat Baru 13,1 Persen

“Proses diagnosa HIV dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, hanya satu rapid tes yang digunakan. Jika hasilnya reaktif, pasien akan menjalani pemeriksaan lanjutan dengan tiga rapid tes. Hasil tiga rapid tes yang semua reaktif menunjukkan bahwa pasien dinyatakan positif HIV,”bebernya.

Dikatakannya, Puskesmas Kaimana akan melakukan tindak lanjut terhadap kasus reaktif tersebut.

Baca juga:  Plt Bupati Manokwari Klarifikasi Soal Minimnya Kehadiran Pimpinan OPD pada Paripurna DPRK Manokwari

“Rencana tindaklanjut yang diharapkan oleh dinas kesehatan Kabupaten Kaimana yang dalam hal ini Puskesmas Kaimana, yang pertama melakukan followup untuk diagnosa. Kedua, hasil screening yang reaktif tadi untuk diperiksa kembali menggunakan tiga rapid tes. Ketiga, screening HIV diharapkan dilakukan secara integrasi dengan screening penyakit lainnya,”jelas Yogi.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan petugas kesehatan tentang pentingnya screening HIV dan mendorong penemuan kasus dini untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(LP3/Red)

Latest articles

Dominggus Bantu Mahasiswa Yahukimo Rp100 juta-Sembako, Minta Fokus Kuliah dan Jaga...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memberikan bantuan Rp100 juta dan 50 paket sembako kepada mahasiswa asal Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang...

More like this

Terusir dari Kontrakan, Wagub Papua Pegunungan Pakai Uang Pribadi Bantu Mahasiswa Yahukimo di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Pegunungan Ones Pahabol membantu mahasiswa Yahukimo yang...

Dinas Pendidikan Manokwari Terapkan PJJ Imbas Kabut Asap

MANOKWARI, Linkpapua.id– Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari resmi menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar...

Hermus Indou: Pejabat Baru Harus Jadi Pilar Kekuatan Pemerintahan

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan sejumlah...