DPRP Papua Barat Minta PUPR Gercep Perbaiki Jalan Rusak Manokwari-Pegaf

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor mendesak instansi terkait untuk segera memperbaiki kerusakan parah pada ruas jalan trans Manokwari-Pegunungan Arfak (Pegaf). Infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat tersebut dilaporkan amblas hingga nyaris putus akibat dihantam curah hujan tinggi.

Desakan tersebut disampaikan Wonggor menyikapi kondisi badan jalan yang kini sangat riskan dilintasi kendaraan bermotor. Dia meminta adanya koordinasi cepat antara Dinas PUPR tingkat provinsi, kabupaten, hingga Balai Jalan dan Jembatan.

Baca juga:  Banjir Bandang dan Longsor Terjang Pegaf, 1 Tewas-19 Dalam Pencarian

“Dinas PUPR di tingkat Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari dan Balai Jalan dan Jembatan perlu memberikan perhatian untuk menyikapi masalah di lapangan ini. Ruas jalan ini adalah nadi kehidupan masyarakat, khususnya di Distrik Mokwam, Manokwari, dan Pegaf,” ujar Wonggor, Rabu (15/4/2026)

Dia menjelaskan di Distrik Mokwam terdapat sedikitnya 11 perkampungan yang aksesnya kini terhambat akibat kerusakan jalan tersebut. Selain mobilitas warga, sektor pariwisata yang menuju ke objek wisata Syoubri, Kwau, dan Mokwam juga ikut terdampak serius.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Ajak GPKAI Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Bangun Daerah

“Terdapat 11 kampung di Distrik Mokwam. Daerah ini menghubungkan objek wisata Syoubri, Kwau, dan Mokwam. Kondisi ruas jalan yang rusak ini, tentu akan menghambat aktivitas masyarakat setempat. Sudah pasti juga akan mengganggu sektor pariwisata yang ada di Mokwam,” ungkap pria yang akrab disapa Owor ini.

Wonggor menekankan pentingnya penanganan darurat sebelum kerusakan jalan tersebut semakin parah dan memutus total jalur transportasi. Jalur ini merupakan akses utama bagi mobilisasi arus kendaraan, barang, maupun manusia antarwilayah tersebut.

Baca juga:  Sampaikan Ucapan HUT Satpol PP, Ali Baham: Jaga Profesionalitas, Layani Warga

“Ruas jalan yang melintasi wilayah Mokwam (Manokwari) hingga menuju ke Pegunungan Arfak adalah akses utama untuk mobilisasi arus kendaraan, manusia, dan barang. Kalau kerusakannya tidak segara ditangani, maka akan semakin parah sehingga dipastikan masyarakat akan hadapi kendala dan kesulitan. Kita berharap instansi terkait segera merespon kondisi yang ada,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

Sarjito Resmi Pimpin Pengawasan Bursa Mineral, OJK Targetkan BMKS Berjalan 2027

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Sarjito resmi menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode...

More like this

Wagub Papua Barat: Edi Budoyo Dedikasikan Hidup untuk Pembangunan Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani mengenang mantan Wakil Bupati...

Akses Informasi BLUD Belum Merata, Papua Barat Dorong Pembinaan Digital

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Barat mendorong pembinaan Badan...

Pemprov Papua Barat Gandeng Kejati Cegah Persoalan Hukum, Gubernur Singgung Sengketa Lahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat...