Hardiknas 2026, Wagub Papua Barat Tekankan Pendidikan Karakter dan Pemanfaatan Teknologi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Dia mendorong integrasi nilai moral dengan pemanfaatan teknologi di lingkup Provinsi Papua Barat.

Lakotani menyampaikan itu saat memimpin upacara peringatan Hardiknas 2026 di lapangan apel Kantor Gubernur Papua Barat, Kabupaten Manokwari, Sabtu (2/5/2026). Upacara melibatkan aparatur sipil negara (ASN) serta pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Baca juga:  Serapan Anggaran 45 Persen, Pj Gubernur Papua Barat: Masih Normal

“Pendidikan adalah kunci utama dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pendidikan, kita tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat moral, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai warga negara,” ujar Lakotani kepada peserta upacara.

Lakotani menyebut peringatan tiap 2 Mei merupakan bentuk penghormatan terhadap Ki Hajar Dewantara. Dia menilai filosofi pendidikan ‘Ing Ngarso Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayan’ tetap relevan menghadapi tantangan era digital.

Baca juga:  Kepengurusan Pengajian Al Hidayah Papua Barat Periode 2020-2025 Dikukuhkan

Dia mengingatkan generasi muda agar mampu mengelola teknologi secara bijak di tengah transformasi digital yang semakin kompleks. Hal tersebut bertujuan agar pemanfaatan perangkat digital tetap berada pada koridor tanggung jawab sosial.

“Gunakanlah teknologi untuk belajar, berkarya, dan berinovasi, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Selain itu, Lakotani memberikan apresiasi terhadap dedikasi para guru yang mengabdi di wilayah Papua Barat. Guru dianggap memiliki peran sentral sebagai pembimbing sekaligus inspirator dalam mencetak generasi unggul.

Baca juga:  Kejati Usut Dugaan Korupsi di Disnakertrans Papua Barat, Segera Tetapkan Tersangka 

Dia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas diperlukan untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Semangat gotong royong diharapkan menjadi landasan utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan daerah.

“Mari kita jadikan momentum Hari Pendidikan Nasional ini sebagai ajang refleksi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kualitas pendidikan,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari. Kegiatan yang digelar Jumat (7/8/2026) dinilai menjadi langkah...

More like this

Gubernur Dominggus Tinjau RSUP Papua Barat, Pastikan Perbaikan Layanan-Fasilitas Kesehatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninjau Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP)...

Legislator Papua Barat Sarlota Matani Dorong Perempuan Berwirausaha, Serahkan Bantuan Rp10 Juta

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPRP Papua Barat Fraksi Otsus Dapil Teluk Wondama, Sarlota Salomina...

Tingkat Pengangguran Terbuka Papua Barat Naik Jadi 4,19 Persen di Mei 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Papua Barat naik menjadi 4,19 persen...