DPRK Teluk Wondama Serahkan Catatan Evaluasi LKPJ 2025 ke Pemkab, Soroti Proyek Miliaran

Published on

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Wondama, Papua Barat, menyerahkan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama. Penyerahan dokumen ini memuat serangkaian catatan kritis terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kami tentu berharap, rekomendasi DPRK atas LKPJ bupati tahun 2025 ini bisa menjadi pedoman bagi Saudara Bupati dan Wakil Bupati dalam menentukan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) juga kebijakan-kebijakan khusus untuk meningkatkan kinerja birokrasi, mengangkat mutu pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi juga memperbaiki hal-hal mendasar yang masih kurang,” ujar Ketua DPRK Teluk Wondama Aplena Dimara saat menyerahkan dokumen Keputusan DPRK nomor 1 tahun 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRK Teluk Wondama di Rasiei, Kamis (11/6/2026).

Baca juga:  Usulan Calon Kepala Sekretariat dan PUMK Panwaslu, Bawaslu Bintuni Surati Kepala Distrik

Rekomendasi yang dibacakan Anggota DPRK Robert Gayus Baibaba tersebut memuat usul saran perbaikan untuk tahun anggaran 2027 dan tahun-tahun berikutnya. Pada sektor infrastruktur, legislatif menyoroti tajam proyek air bersih bernilai miliaran rupiah yang rutin dianggarkan setiap tahun namun belum mampu mengatasi kelangkaan air bersih bagi masyarakat.

Baca juga:  Sapi Kurban Presiden Prabowo Diserahkan ke Warga Bintuni, Berbobot 839 Kg

DPRK Wondama mendesak Pemkab segera melakukan transformasi pengelolaan air bersih di wilayah Kota Wasior dan sekitarnya. Sistem manual yang selama ini digunakan harus diganti ke sistem pengelolaan modern yang profesional layaknya PDAM.

Selain urusan air bersih, para wakil rakyat merekomendasikan kelanjutan program bantuan pembangunan rumah layak huni tipe 45. Kebijakan ini dinilai mendesak karena masih banyak warga setempat yang belum memiliki hunian pribadi.

Baca juga:  Apel Pasukan Operasi Mantap Brata, Kapolres Teluk Bintuni: Terorisme Harus Dihadapi Serius

Sementara itu, bidang pendidikan dan kesehatan juga mendapatkan evaluasi menyeluruh. DPRK meminta audit total terhadap kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah serta mendesak penyediaan alat kesehatan (alkes) dan mobil ambulans untuk Puskesmas, RSUD Dr Alberth Torey, dan Rumah Sakit Pratama Werianggi.

“Rekomendasi ini nantinya akan ditetapkan menjadi Keputusan DPRK Teluk Wondama sehingga kami berharap berbagai usul saran dan evaluasi yang termuat dalam rekomendasi ini bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” kata Aplena memungkasi sambutannya. (rex/red)

Latest articles

Gubernur Akpol Himpun Pengalaman Perwira Remaja untuk Evaluasi Kurikulum

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Polda Papua Barat melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) dan para Perwira Remaja Akpol yang berdinas di...

More like this

BP3OKP Papua Barat: 17 Tahun LNG Tangguh Beroperasi, Suku Sebyar Masih Hadapi Kemiskinan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Barat...

Sepertiga Warga Pegaf Masuk Kategori Miskin, Tertinggi di Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Hampir sepertiga warga Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) masuk kategori miskin dengan...

Alami Patah Tulang, Warga Manokwari Rasakan Ketenangan Berobat dengan JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Muhammad Ramadhan (27), warga Kabupaten Manokwari, Papua Barat, merasakan ketenangan menjalani...