Dominggus Buka Pameran Harmoni Pesparawi Nasional di Unipa, 66 Peserta UMKM-Komunitas

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka Pameran Harmoni rangkaian Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026. Pameran melibatkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta berbagai komunitas.

“Pesparawi tidak hanya bernilai religius, tetapi juga membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pameran produk UMKM dan budaya yang ditampilkan,” kata Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat membuka acara secara resmi di Plaza Kampus Universitas Papua (Unipa), Manokwari, Senin (22/6/2026).

Baca juga:  Atlet Papua Barat Optimistis Bersaing pada Cabor Catur Porwanas Malang

Pameran diikuti 66 peserta yang terdaftar secara resmi untuk mengisi stan di lokasi pameran. Peserta mencakup kelompok UMKM binaan pemerintah daerah, Dekranasda, pihak perbankan, lembaga pemerintah, organisasi perempuan, hingga komunitas generasi muda.

Selain itu, terdapat 10 provinsi peserta Pesparawi yang ikut mendirikan stan khusus di dalam area pameran. Masing-masing kontingen daerah menampilkan berbagai variasi produk unggulan serta inovasi komoditas yang berbasis pada pemanfaatan sumber daya lokal.

Baca juga:  Peringatan HAN 2024, DP3A Papua Barat Gelar Konser Rohani Anak

“Tujuan kegiatan ini selain mengembangkan seni vokal gerejawi juga untuk mengembangkan kreativitas generasi muda dan para pelaku UMKM yang selama ini dibina oleh pemerintah, Dekranasda, serta berbagai pihak lainnya,” ujar Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional XIV Yacob Fonataba.

Produk-produk yang dipamerkan tidak hanya dipusatkan di Plaza Unipa. Panitia juga menyebar titik promosi produk ke 4 venue perlombaan utama guna menjangkau para pengunjung dan kontingen dari 38 provinsi di Indonesia.

Baca juga:  Besok Lebaran, Satgas Covid 19 Papua Barat Imbau Warga Patuhi Prokes.

Salah satu produk khas lokal yang ditampilkan adalah kayu akway dari Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, yang berfungsi sebagai minuman herbal tradisional. Berbagai hasil kerajinan tangan dan produk kuliner dari daerah lain juga ikut dipasarkan sepanjang pelaksanaan kegiatan. (LP14/red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam...

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...

Gubernur Lepas 210 Peserta Ziarah Keagamaan Papua Barat, Minta Jadi Teladan Masyarakat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melepas 210 peserta program perjalanan keagamaan...