LP3KD Papua Barat Pastikan Penilaian Pesparani IV Berjalan Objektif

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat memastikan proses penilaian seluruh mata lomba pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Papua Barat berlangsung secara objektif, netral, transparan, dan berkeadilan. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang dipilih berdasarkan kompetensi, integritas, serta pengalaman di bidang liturgi, musik gereja, kitab suci, dan pembinaan iman.

“Dewan juri yang hadir bukan hanya bertugas memberikan nilai. Mereka juga menjadi bagian dari proses pembinaan iman, seni, karakter, dan budaya liturgi gereja Katolik. Karena itu, kami berharap seluruh proses penilaian berjalan objektif, netral, transparan, dan berkeadilan,” ujar Ketua LP3KD Papua Barat Roberth KR Hammar di Gedung Serbaguna (GSG) Teluk Bintuni, Minggu (5/7/2026).

Baca juga:  AMK-PPP Salurkan Paket Natal Bagi Umat Kristiani di Manokwari

Dewan juri akan bertugas pada berbagai kategori lomba, mulai dari cerdas cermat rohani, paduan suara, mazmur, gregorian, hingga tutur kitab suci. Penilaian seluruh mata lomba akan diterapkan selama pelaksanaan Pesparani IV Papua Barat pada 7-10 Juli 2026.

Untuk kategori cerdas cermat rohani anak dan remaja, panitia menunjuk Pater Goklian Lumban Gaol OFM, Pater Marthinus Selitubun, dan Berlinda Renwarin. Sementara kategori paduan suara, gregorian, dan mazmur dinilai oleh Romo Harry Hermanus Singkoh MSC, Perry Rumengan, Budi Yohanes Susanto, serta Veronika Silvia Rettob.

Kategori tutur kitab suci anak akan dinilai oleh Romo Terry Thomas Panomban, Johana Velisita J Lindawati, dan Johannes Jarot Hadianto. Ketiga juri tersebut memiliki pengalaman dalam pembinaan kitab suci dan pendidikan iman Katolik.

Baca juga:  Fakfak Juara Paduan Suara Orang Muda Katolik Pesparani, Jadi Gelar Keempat

Hammar menegaskan netralitas menjadi prinsip dalam seluruh proses penilaian. Dia mengatakan setiap peserta harus memperoleh kesempatan yang sama untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

“Setiap peserta datang membawa nama baik daerah, doa keluarga, dukungan umat, serta hasil latihan yang panjang. Karena itu, setiap penampilan harus dinilai berdasarkan standar perlombaan, bukan karena kedekatan pribadi, asal daerah, ataupun kepentingan tertentu,” katanya.

Dia menilai Pesparani merupakan panggung pembinaan iman yang harus menjunjung tinggi kejujuran, sportivitas, serta semangat persaudaraan antarkontingen. Menurutnya, kompetisi dalam Pesparani tidak boleh menghilangkan nilai-nilai moral yang menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan.

“Pesparani adalah panggung iman. Di dalamnya memang ada kompetisi, tetapi kompetisi itu harus tetap berdiri di atas kejujuran, sportivitas, persaudaraan, dan tanggung jawab moral. Dewan juri harus menjadi penjaga martabat perlombaan agar setiap peserta merasa dihargai dan setiap hasil dapat diterima sebagai bagian dari proses pembinaan,” ucapnya.

Baca juga:  Ribuan Guru-Siswa Ikuti Jalan Sehat HUT Ke-77 PGRI di Teluk Bintuni

Hammar mengatakan hasil perlombaan bukan menjadi tujuan akhir penyelenggaraan Pesparani. Masukan dan evaluasi dari dewan juri akan menjadi bahan pembinaan bagi kontingen di tingkat paroki, kevikepan, kabupaten, hingga provinsi.

“Kita ingin Pesparani IV di Teluk Bintuni meninggalkan warisan pembinaan. Anak-anak semakin mencintai kitab suci, orang muda Katolik semakin berani melayani, umat semakin mencintai musik liturgi, dan seluruh kontingen pulang membawa semangat persaudaraan. Itulah kemenangan yang paling bermakna,” pungkasnya. (*/red)

Latest articles

Golkar Teluk Bintuni Matangkan Musda V, Fokus Regenerasi dan Pemilu 2029

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Partai Golongan Karya Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan seluruh persiapan Musyawarah Daerah ke-V telah memasuki tahap akhir. Panitia memastikan kegiatan akan berjalan sesuai...

More like this

Golkar Teluk Bintuni Matangkan Musda V, Fokus Regenerasi dan Pemilu 2029

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Partai Golongan Karya Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan seluruh persiapan Musyawarah Daerah ke-V...

1.813 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB Unipa 2026, Pecahkan Rekor MuRI Mahkota dan Noken

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sebanyak 1.813 mahasiswa baru mengikuti PKKMB Universitas Papua (Unipa) 2026 yang...

MPDN Manokwari Perkuat Pengawasan Notaris, Sinergi dengan Kemenkum

MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Manokwari memperkuat pembinaan dan pengawasan...