‎Karhutla di Gunung Botak Mansel Berangsur Reda, Polisi Temukan Tiga Titik Api

Published on

MANSEL, LinkPapua.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, berangsur mereda. Polisi masih menemukan 3 titik api dan 14 titik bara yang membutuhkan pemantauan.

“Personel telah berupaya memadamkan api yang menyala di bagian bawah pinggir jalan. Namun, api yang menjalar ke bagian atas bukit atau gunung sulit dipadamkan karena keterbatasan peralatan,” kata Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marzel Doni melalui Kasat Reskrim Polres Manokwari Selatan AKP Tri Sukma, Minggu (23/8/2026).

Pemantauan dilakukan personel Satreskrim Polres Manokwari Selatan dari Kampung Momiwaren hingga kawasan Gunung Botak, Sabtu (22/8) malam hingga Minggu (22/8) dini hari. Tim bergerak untuk mengecek kondisi api sekaligus mendokumentasikan sejumlah lokasi terdampak.

Hasil pemantauan menunjukkan tiga titik api masih berkobar dari kawasan Bukit Pramuka hingga Kampung Momiwaren. Polisi juga menemukan 14 titik lainnya yang telah berubah menjadi bara.

Baca juga:  Antisipasi Karhutla Meluas, Pemprov Papua Barat Siapkan Opsi Status Darurat

Tim dipimpin KBO Reskrim Polres Manokwari Selatan Iptu Y Victor Obinaru bersama tiga personel lainnya. Mereka berangkat menuju Kampung Momiwaren hingga Gunung Botak sekitar pukul 23.05 WIT.

Setibanya di Kampung Momiwaren sekitar pukul 23.40 WIT, petugas mendapati titik api yang sebelumnya berada di kawasan tersebut telah dipadamkan. Pemadaman dilakukan petugas bersama masyarakat.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Gunung Botak. Sekitar pukul 00.20 WIT, petugas menemukan kobaran api di pinggir jalan Kampung Mawi, Distrik Momiwaren, yang saat itu sedang dipadamkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Manokwari Selatan.

Sekitar pukul 00.40 WIT, tim tiba di Pos Pantau Karhutla Gunung Botak. Dari lokasi tersebut, petugas melihat sebagian api telah padam, sementara titik lainnya masih menyisakan bara.

Baca juga:  Kabut Asap Papua Barat, Derek Minta Arah Angin Jadi Parameter Penanganan

Pemantauan berlanjut ke kawasan Bukit Pramuka sekitar pukul 01.30 WIT. Petugas memadamkan api yang masih dapat dijangkau dan membersihkan sejumlah pohon tumbang yang menghalangi jalan raya.

Tri Sukma mengatakan angin kencang sebelumnya turut mempercepat penyebaran api di kawasan Gunung Botak. Kondisi tersebut juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga mengganggu akses jalan.

“Api juga terpantau mengarah ke bagian belakang Gunung Botak sejak sekitar pukul 00.10 WIT. Namun setelah pukul 04.00 WIT, nyala api mulai berkurang,” ujarnya.

Dari pemantauan di Dermaga Momiwaren sekitar pukul 04.00 WIT, nyala api terlihat semakin berkurang. Kondisi itu terjadi saat suhu mulai dingin dan embun muncul.

Baca juga:  Polres Teluk Bintuni Buka Hotline Aduan Polisi Nakal

Polisi mengingatkan petugas yang menangani karhutla agar memperhatikan keselamatan selama berada di lokasi. Medan kebakaran yang berada di kawasan gunung dan perbukitan membutuhkan perlengkapan khusus, termasuk sepatu bot, pakaian tebal yang tidak mudah terbakar, tali bantu, serta peralatan pemadam.

“Untuk penanganan di lokasi, perlu menggunakan peralatan yang aman dan maksimal, seperti selang, air, alkon maupun mobil pemadam kebakaran,” tuturnya.

Polres Manokwari Selatan masih memantau perkembangan karhutla di kawasan Gunung Botak. Polisi juga mengimbau warga tidak membakar lahan selama musim kemarau dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Kami akan terus melakukan monitoring dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membakar lahan saat musim kemarau serta tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat,” ucap Tri Sukma. (LP14/red)

Latest articles

YLBH Sisar Matiti Desak Komnas HAM Ungkap Tuntas Kematian Yanto Idoorway

0
MANOKWARI, Linkpapua.id— YLBH Sisar Matiti mendesak Komnas HAM RI segera turun tangan mengungkap secara menyeluruh penyebab kematian almarhum Yanto Idoorway, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan...

More like this

Bupati Bintuni Temui Keluarga Korban Pembunuhan Anak di SP 5, Janji Kawal Proses Hukum

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menemui keluarga korban pembunuhan dan...

Anak Dirawat Sepekan, Humairah Terbantu JKN Tanpa Beban Biaya

MANOKWARI, LinkPapua.id – Humairah Rhamat merasa terbantu dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat...

TK/PAUD hingga SMA di Manokwari PJJ Mulai 7 Oktober Imbas Kabut Asap

MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memberlakukan pembelajaran jarak jauh...