MANOKWARI, LinkPapua.id – Penghormatan masyarakat menguatkan keluarga mantan Wakil Bupati (Wabup) Manokwari Edi Budoyo saat prosesi pelepasan jenazah di Manokwari, Papua Barat. Kehadiran masyarakat, jajaran pemerintahan, dan rekan-rekan Edi menjadi kekuatan bagi keluarga untuk mengikhlaskan kepergian almarhum.
“Jujur, ini hari yang sangat berat bagi kami. Namun, kami sangat berterima kasih karena setiap kehadiran serta keharuan yang Bapak dan Ibu tunjukkan membantu kami menguatkan hati. Rasa haru ini membuat kami semakin lega dan ikhlas melepaskan ayahanda terkasih,” kata Gilang Pinandito, putra almarhum Edi, mewakili keluarga saat prosesi pemakaman di Taman Makam Bahagia, dekat Taman Makam Pahlawan Manokwari, Rabu (9/9/2026).
Edi meninggal dunia di RSUD Manokwari pada Rabu (9/9/2026) pukul 04.50 WIT. Edi merupakan mantan Wakil Bupati Manokwari yang menjabat selama dua periode, yakni 2015-2020 dan 2020-2024.
Gilang mengatakan penghormatan masyarakat kepada Edi tetap terlihat meski almarhum sudah tidak lagi memegang jabatan pemerintahan. Menurutnya, kehadiran warga hingga prosesi pelepasan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga.
“Semasa hidup, saat beliau menjabat, wajar jika orang menghormati. Namun hari ini, ketika beliau hanya terbungkus kain kafan, Bapak dan Ibu sekalian masih memberikan penghormatan luar biasa dan setia mengantar beliau hingga peristirahatan terakhir,” ungkapnya.
“Ini menjadi kekuatan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami keluarga,” lanjutnya.
Selain itu, Gilang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas nama ibundanya, Sinca Tauran, dan seluruh keluarga besar. Permintaan maaf itu disampaikan jika Edi pernah melakukan kesalahan atau menimbulkan kekecewaan selama menjalankan tugas sebagai pejabat publik.
“Sebagai manusia biasa dan pejabat publik, tentu almarhum tidak luput dari kesalahan maupun kekecewaan yang mungkin timbul. Dari lubuk hati yang terdalam, kami memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya demi melapangkan jalan almarhum menuju tempat terbaik di sisi Tuhan,” tuturnya.
Gilang mengatakan Edi telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengabdi di tanah Papua. Edi pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Manokwari Selatan sebelum menjadi Wakil Bupati Manokwari selama dua periode. (*/red)











