MANSEL, LinkPapua.id – Danramil 1808-03/Momiwaren Kapten Inf Sanoi memimpin doa bersama personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, sebelum melanjutkan pekerjaan pembangunan. Doa menjadi ikhtiar memohon kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama pengerjaan sasaran TMMD.
“Sebelum kita memulai pekerjaan, mari bersama-sama memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan. Semoga setiap pekerjaan yang kita laksanakan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sanoi selaku Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD ke-130, Kamis (22/10/2026).
Doa bersama digelar sebelum personel menuju sasaran pembangunan di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Manokwari Selatan. Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan ini menjadi bentuk permohonan perlindungan selama prajurit bekerja di lapangan.
Sanoi meminta personel menjalankan tugas dengan ikhlas, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Dia juga mengingatkan prajurit agar menjaga kondisi fisik serta saling mengingatkan ketika menghadapi medan yang membutuhkan kewaspadaan tinggi.
Usai berdoa, personel bergerak menuju sasaran masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan fisik TMMD ke-130. Mereka diminta tetap mengutamakan keselamatan tanpa mengabaikan target pembangunan yang telah ditetapkan.
Sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan jalan dan jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan mandi, cuci, kakus (MCK), serta pemasangan jaringan pipa air bersih untuk warga Kampung Yamboi.
Sanoi menegaskan penyelesaian pekerjaan harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap keselamatan personel. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari kecepatan pengerjaan, tetapi juga kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab prajurit hingga kegiatan berakhir.
Dandim 1808/Manokwari Selatan Letkol Czi Sunandar Parius selaku Dansatgas TMMD ke-130 juga mengingatkan personel untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas. Dia turut menekankan pentingnya kerja sama dengan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.
Menurutnya, doa sebelum bekerja menjadi pengingat bagi personel bahwa TMMD tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan fisik. Program juga membawa misi pengabdian agar hasil pekerjaan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Dengan doa sebagai awal langkah, disiplin sebagai pegangan dan gotong royong sebagai kekuatan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel terus bergerak menyelesaikan pengabdian di Kampung Yamboi,” ucapnya. (LP14/red)












