27.6 C
Manokwari
Rabu, Februari 25, 2026
27.6 C
Manokwari

Search for an article

More

    Baru 3 Pemda Terima Dana Otsus, DJPb Ungkap Masalah Administrasi Jadi Kendala

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan baru tiga pemerintah daerah (pemda) di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya yang mencairkan dana Otonomi Khusus (Otsus) tahap I 2026. Kendala administrasi dan lambatnya pengesahan anggaran di tingkat daerah menjadi pemicu utama tersendatnya penyaluran dana afirmasi tersebut.

    “Hingga saat ini baru tiga pemda yang memenuhi syarat penyaluran dana Otsus. Pemda lainnya masih dalam proses melengkapi persyaratan,” ujar Kepala Kantor Wilayah DJPb Papua Barat, Moch Abdul Kobir, di Manokwari, Rabu (25/2/2026).

    Total dana yang sudah dikucurkan mencapai Rp138,44 miliar untuk Pemkab Manokwari Selatan, Pemprov Papua Barat Daya, dan Pemkot Sorong. Sementara itu, belasan pemda lainnya masih bergelut dengan penyusunan KUA-PPAS hingga pembahasan anggaran di tingkat DPR daerah.

    “Percepatan penyaluran dana Otsus sangat bergantung pada penetapan APBD, kelengkapan administrasi, serta konsistensi data perencanaan dan penganggaran di masing-masing pemda,” tegasnya.

    Abdul Kobir menyebut persoalan paling umum adalah belum rampungnya laporan tahunan pelaksanaan transfer ke daerah (TKD) tahun sebelumnya. Hal ini ditambah dengan belum selesainya validasi integrasi rancangan APBD yang menjadi syarat mutlak pencairan sesuai aturan kementerian.

    “Masyarakat akan kehilangan kesempatan menikmati manfaat dana Otsus tepat waktu apabila pemda terlambat memenuhi persyaratan. Kami siap menyalurkan, tetapi jika administrasi belum lengkap, tentu daerah yang dirugikan,” ucapnya.

    DJPb memberikan tenggat waktu hingga April 2026 bagi seluruh pemda untuk segera merampungkan persyaratan administrasi tahap pertama. Keterlambatan dokumen dipastikan akan mempersempit ruang manfaat bagi masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP). (LP14/red)

     

    Latest articles

    DPRK Manokwari Gelar RDP Bahas Nasib Ribuan Pegawai Honorer

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id- DPRK Manokwari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pemda Manokwari berkaitan dengan nasib ribuan tenaga honor (pegawai non ASN) yang selama ini...

    More like this

    Wagub Papua Barat Akui Perencanaan Otsus Masih Lemah dan Minim Data Valid

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, blak-blakan menyebut pelaksanaan Otonomi...

    Kemendagri Rapat di Manokwari, Sentil Pengelolaan Dana Otsus Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyentil tata kelola Otonomi Khusus (Otsus) di...

    Pemprov Papua Barat Tegaskan Video Gubernur soal Dana Bantuan Australia Hoaks!

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyatakan video viral di TikTok terkait...
    Exit mobile version