Dominggus Ingatkan Pejabat Tak Boleh Abaikan Staf, Tegaskan Jabatan adalah Amanah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengingatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat agar tidak mengabaikan staf dalam menjalankan roda pemerintahan. Dia menegaskan jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, termasuk membangun hubungan kerja dan membagi tugas secara adil.

“Menjadi pemimpin itu ada tanggung jawab. Jangan karena ada bawahan yang berbeda pendapat atau mengkritik, kemudian kita membangun permusuhan. Justru bagaimana kita merangkul dan mengajak mereka bekerja bersama,” ujar Dominggus saat ibadah awal bulan di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (3/11/2026).

Dominggus meminta pejabat mampu menghadapi perbedaan karakter dan pandangan di lingkungan kerja. Menurutnya, kritik dari bawahan tidak boleh menjadi alasan bagi pimpinan untuk menciptakan permusuhan.

Dia juga menekankan pejabat eselon harus membagi pekerjaan secara jelas kepada seluruh staf. Setiap pegawai perlu mendapat tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) agar roda organisasi berjalan efektif.

“Pejabat harus membagi tugas dengan baik. Semua staf harus diberikan pekerjaan sesuai tupoksinya. Jangan sampai ada yang merasa tidak diperhatikan, sementara yang lain dibebani pekerjaan,” katanya.

Selain pembagian tugas, Dominggus mengingatkan aparatur menjaga etika dan menghormati mekanisme organisasi. Dia menyebut jabatan sebagai kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan, bukan alasan untuk mengabaikan pegawai lain.

Dalam ibadah tersebut, Dominggus juga meminta Pemprov Papua Barat menjaga kegiatan kerohanian. Dia mengajak seluruh umat beragama saling menghormati dan memberi ruang bagi pegawai menjalankan keyakinannya.

Dominggus menegaskan kegiatan keagamaan tertentu di lingkungan pemerintah tidak boleh mengabaikan agama lainnya. Menurutnya, toleransi perlu dijaga agar seluruh pegawai dapat menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing.

Dia turut mengingatkan pejabat dan pegawai agar mensyukuri pekerjaan yang dimiliki. Setiap profesi, termasuk petani, nelayan, dan pengemudi ojek, memiliki nilai serta peran dalam kehidupan.

Dominggus kemudian mencontohkan perjalanan karier Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang pernah menjalani pekerjaan sederhana, termasuk mencuci mobil, sebelum menduduki jabatan di pemerintahan. Kisah tersebut disampaikan untuk mengingatkan bahwa latar belakang pekerjaan tidak membatasi masa depan seseorang.

“Ibadah rutin bulanan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang memperkuat keimanan, persaudaraan, toleransi, serta membangun etos kerja aparatur pemerintah dalam melayani masyarakat Papua Barat,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Yohanis Tunjuk Octovianus Nafurbenan Plt Kadis Perikanan Bintuni

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menunjuk VV Octovianus Nafurbenan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Teluk Bintuni,...

More like this

Pengadaan Pemerintah, Sekda Papua Barat Tegaskan Tak Bisa Pakai Skema Multilevel

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere menegaskan pengadaan barang...

Ali Baham Ingatkan OPD Tuntaskan Evaluasi 2026-Perencanaan 2027 dan Tindak Lanjut Temuan KPK

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh organisasi...

DBH Migas Papua Barat Terancam Dipangkas 81 Persen pada 2027, DPRP Siapkan Sikap

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat menyoroti rencana pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas...