DPMPTSP Mansel: 283 Pelaku Usaha Sudah Terkaver OSS-RBA

Published on

MANSEL, Linkpapua.com – Sebanyak 283 pelaku usaha di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) sudah terkaver Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).

“Data tersebut secara otomatis sudah masuk ke data yang ada di provinsi maupun secara nasional,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Manokwari Selatan (Mansel), Derek Rumbarar, saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (7/10/2022).

Rumbarar mengungkapkan, 283 pelaku usaha yang sudah masuk dalam sistem OSS-RBA itu adalah hasil dari 700-an pelaku usaha yang mendaftar.

“OSS ini memberikan kemudahan. Artinya, sewaktu-waktu bagi pelaku usaha yang sudah punya NIB (Nomor Izin Berusaha) dan ingin berusaha di daerah lain, itu sudah paten,” ujarnya.

Terkaver OSS-RBA, kata dia, NIB sudah terkoneksi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Dia pun berharap tiap pelaku usaha bisa mendaftarkan diri untuk masuk ke sistem OSS-RBA.

“Dalam pengurusannya tidak dipungut biaya. Kita juga sudah ada enam operator yang bertugas. Mereka sudah in house training dari provinsi dan sudah menguasai OSS-RBA ini,” tuturnya. (LP2/Red)

Latest articles

Soedarmo: Ketua KONI Papua Barat Terpilih Harus Dikehendaki Anggota

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakil Ketua Umum II KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Pusat, menyampaikan apresiasi atas partisipasi Papua Barat...

More like this

Harhubnas 2026 di Bintuni, Insan Perhubungan Diminta Jaga Konektivitas

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Teluk Bintuni IB Putu Suratna memimpin...

BP3OKP Papua Barat: 17 Tahun LNG Tangguh Beroperasi, Suku Sebyar Masih Hadapi Kemiskinan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Barat...

Sepertiga Warga Pegaf Masuk Kategori Miskin, Tertinggi di Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Hampir sepertiga warga Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) masuk kategori miskin dengan...