RAJA AMPAT, LinkPapua.id – DPRK Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, memberikan apresiasi atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-9 berturut-turut yang diraih Pemkab Raja Ampat. DPRK juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan PAD lewat penguatan BUMD.
Apresiasi itu disampaikan gabungan fraksi DPRK melalui juru bicaranya, Soleman Dimara, saat penutupan Rapat Paripurna Ketiga Masa Sidang Kedua dengan agenda penetapan Perda tentang LKPD hasil audit BPK RI tahun anggaran 2025, Jumat (29/8/2025).
Dalam pandangannya, fraksi gabungan menilai capaian WTP menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.


Soleman menyebut keberhasilan ini akan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat dan berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan bersama.
Lebih lanjut, DPRK berharap potensi PAD bisa terus ditingkatkan melalui penguatan kinerja dan peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah.


Seluruh fraksi DPRK juga menyatakan kesiapan penuh mendukung program dan kebijakan pemerintah daerah demi terwujudnya pembangunan Raja Ampat yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
“Demikianlah sidang paripurna DPRK hari ini, kami berharap hasil keputusan dan kesepakatan yang diambil dapat bermanfaat bagi masyarakat Raja Ampat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam sidang ini,” ujar Soleman. (LP10/red)


























