MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengapresiasi kolaborasi solid antara aparat keamanan dan masyarakat yang berhasil menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan Lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M. Keamanan di seluruh wilayah Bumi Kasuari dipastikan berjalan tanpa gangguan menonjol berkat pengawasan ketat yang dilakukan secara terpadu.
“Saya sangat mengapresiasi pihak keamanan dan peran masyarakat dalam mendukung keamanan dan ketertiban saat perayaan hari raya Idulfitri. Semua berjalan aman, damai, dan lancar. Terima kasih semuanya,” ujar Dominggus saat memimpin apel gabungan di lapangan Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (30/3/2026).
Dominggus menilai stabilitas yang tercipta merupakan buah manis dari sinergi tanpa sekat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur warga. Ia menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral ini menjadi kunci utama dalam merawat kedamaian di tengah dinamika masyarakat saat hari besar keagamaan.
“Operasi Ketupat Mansinam telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sangat baik, sehingga Papua Barat tetap dalam keadaan damai, aman, dan tenteram,” katanya.
Secara teknis, Operasi Ketupat Mansinam 2026 melibatkan sedikitnya 909 personel gabungan yang disebar di seluruh jajaran Polres di Papua Barat. Pengamanan difokuskan pada titik-titik vital seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hingga pengawasan ketat di pelabuhan dan bandara.
Khusus untuk wilayah Manokwari, sebanyak 109 personel gabungan diterjunkan guna mengawal pergerakan penumpang kapal laut yang mengalami lonjakan signifikan. Fokus utama petugas adalah memastikan arus mudik dan arus balik masyarakat berjalan tertib tanpa ada insiden kecelakaan yang menonjol.
Meski pelaksanaan operasi selama 13 hari tersebut dinilai sukses, Dominggus tetap meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap distribusi personel di lapangan. Hal ini dilakukan agar pola pengamanan ke depan bisa lebih adaptif dalam memetakan potensi kerawanan di wilayah-wilayah tertentu.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat berharap koordinasi yang sudah terjalin dengan aparat keamanan ini terus dipertahankan secara berkelanjutan. Stabilitas keamanan nasional di daerah diharapkan tetap menjadi prioritas bersama demi mendukung kelancaran aktivitas pembangunan.
Kini, setelah masa libur Lebaran berakhir, jajaran ASN kembali diminta fokus menjalankan tugas pelayanan publik dengan maksimal. Pengawasan tetap diperketat guna menjaga momentum yang telah tercipta selama perayaan hari raya di tanah Papua. (LP14/red)
