25.4 C
Manokwari
Sabtu, Agustus 30, 2025
25.4 C
Manokwari
More

    Jalan Esau Sesa-Maruni Akan Jadi 4 Lajur, Fokus Awal Sepanjang 6,2 Km

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Jalan Esau Sesa hingga Maruni di Manokwari bakal dilebarkan menjadi dua jalur dengan empat lajur. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memastikan pengerjaan tahap awal sepanjang 6,2 km dimulai pada 2026.

    Dominggus menyebut pekerjaan dimulai dari Maruni hingga Polda Papua Barat karena lahan sudah dibebaskan. Pemprov Papua Barat juga telah membayar ganti rugi untuk pembebasan lahan sepanjang jalur tersebut.

    “Kami sudah meminta dukungan Kementerian PUPR melalui Balai Jalan Nasional (BJN) karena konstruksi ini merupakan jalan nasional,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Prioritaskan Pengangkatan 1.335 Honorer Jadi ASN Tahun ini

    Dominggus menegaskan pelebaran dimulai dari Maruni karena dinilai lebih mudah. Sementara dari gapura hingga Jalan Esau Sesa, tepatnya depan lampu merah Sinar Suri, masih banyak gedung bertingkat yang butuh biaya besar untuk ganti rugi.

    “Dari gapura hingga Jalan Esau Sesa tentunya membutuhkan anggaran yang besar untuk ganti rugi pembebasan lahan, namun ini akan menjadi skala berikutnya,” tuturnya.

    Plt Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Heribertus H Wiryawan, mengatakan proyek ini sudah diusulkan sejak lama. Menurutnya, tugas pemerintah daerah hanya menyiapkan lahan sebelum BJN bergerak.

    Baca juga:  Kontingen Papua Barat Resmi Dilepas ke Ajang Pomnas, Target 2 Medali

    “Pembebasan lahan yang telah kami lakukan sudah lunas di tahun 2021 dari Maruni sampai Polda Papua Barat sekitar 6,2 km. Hanya tinggal menyiapkan penetapan lokasi (penlok) dari Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup,” bebernya, Jumat (29/8/2025).

    Dia menjelaskan, setelah penlok keluar, BJN bisa langsung memulai pembangunan jalan. Pada 2026, Pemprov juga menyiapkan pembebasan tambahan sekitar 5,2 km dari Polda Papua Barat hingga pertigaan gapura kantor gubernur.

    “Mudah-mudahan bisa terealisasikan sehingga di tahun berikutnya bisa dilebarkan,” ucapnya.

    Baca juga:  Jabaran APBD Papua Barat 2019, SILPA Capai 3 Triliun

    Wiryawan mengakui titik kemacetan terparah justru ada di ruas Jalan Esau Sesa hingga gapura kantor gubernur. Dia menyebut masih perlu berkonsultasi dengan Gubernur Dominggus terkait rencana pelebaran di titik tersebut.

    “Karena ruas jalan Esau Sesa hingga gapura kantor gubernur paling banyak bangunan besar, bertingkat maka perlu dijumlahkan keseluruhannya jumlah dananya berapa,” terangnya.

    Wiryawan menambahkan, pelebaran menjadi empat lajur diharapkan mampu mengurai kemacetan. Apalagi, semakin banyak perkantoran baru yang berdiri di sepanjang jalan tersebut. (LP14/red)

     

    Latest articles

    Kapolda Papua Barat Pimpin Tactical Floor Game, Perkuat Kesiapsiagaan Personel

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., memimpin langsung pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) yang digelar di Polsek Manokwari Kota,...

    More like this

    Kapolda Papua Barat Pimpin Tactical Floor Game, Perkuat Kesiapsiagaan Personel

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., memimpin langsung pelaksanaan...

    Korupsi KUR Bank Papua Mansel, Jaksa Tahan 2 Analis Kredit

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari, Papua Barat, menahan dua analis kredit Bank...

    DPRK Apresiasi Capaian WTP Pemkab Raja Ampat, Dorong PAD lewat BUMD

    RAJA AMPAT, LinkPapua.id - DPRK Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, memberikan apresiasi atas...